Wuchang: Fallen Feathers tidak membuang waktu untuk memberi tahu Anda apa yang sudah Anda ketahui tentang game soulslike; game ini hadir untuk menghukum Anda (dan PC Anda, tapi nanti akan dibahas lebih lanjut).

Ulasan Game Wuchang: Fallen Feathers
Berlatar di Dinasti Ming alternatif yang dilanda wabah, Wuchang: Fallen Feathers menghadirkan pertarungan brutal berbasis stamina di desa-desa yang rusak, kuil-kuil yang membusuk, dan ibu kota terkutuk di Tiongkok kuno. Jika Anda pernah memainkan Soulslike sebelumnya, Anda akan tahu apa yang akan Anda hadapi. Namun, meskipun Wuchang mengikuti cetak biru tersebut dengan cermat, game ini masih menemukan ruang untuk bernapas melalui mekanisme yang bersih, desain bos yang kreatif, dan sistem pertarungan yang fleksibel yang menghargai eksperimen.
Namun, tidak semuanya berjalan mulus. Peluncuran PC yang tidak stabil, karakter yang sebagian besar datar, dan beberapa masalah pacing menghambatnya untuk benar-benar bersinar sebagai entri baru dalam genre ini. Namun bagi pemain yang mencari tantangan yang familiar, dengan latar belakang budaya yang sedikit berbeda (kecuali jika Anda sudah mencoba Black Myth Wukong), masih banyak yang bisa disukai.
Rincian Gameplay

Gameplay Wuchang: Fallen Feathers
Pada intinya, Wuchang adalah tentang penempatan posisi, stamina, dan pembacaan sepersekian detik. Setiap menghindar, menyerang, dan membalas terasa responsif, dengan pertarungan yang jauh lebih pemaaf daripada kebanyakan judul soulslike. Game ini menghargai agresi jika Anda cukup berani mengambil risiko. Baik Anda menggunakan Empyrean Greataxe dengan Lifeleech atau menyerang dengan belati es dengan Boreal Abyss, sistem pertarungan memberikan ruang untuk kreativitas. Build fleksibel, dan respeccing tidak menyakitkan, sempurna untuk pemain yang suka bereksperimen di tengah permainan.
Di sinilah Wuchang mendapatkan "bulu"-nya. Bos-bosnya secara visual berbeda, secara mekanis tajam, dan tidak mengandalkan trik murahan. Beberapa kesulitan meningkat lebih keras dari yang diperkirakan, tetapi sebagian besar dari sekitar 24 bos terasa adil setelah Anda memahami ritmenya. Game ini juga memberi Anda alat untuk bertahan hidup: kemampuan senjata yang kuat, panggilan NPC yang bergabung dalam pertarungan Anda untuk membantu, dan efek elemen yang membuka strategi baru. Sejujurnya, apakah Anda seorang veteran soulslike berpengalaman atau pemula yang penasaran, Wuchang masih bisa menyenangkan tanpa harus se-menghancurkan jiwa seperti game lain dalam genre ini.

Desain Peta Wuchang: Fallen Feathers
Dunia Wuchang dipenuhi dengan cerita rakyat. Dari atap yang ditumbuhi tanaman hingga kuil yang rusak akibat wabah, arahan seni membawa bobot naratif lebih dari sekadar naskah. NPC sering terasa satu dimensi, terkadang bahkan tidak perlu, dan cerita keseluruhan gagal mencapai puncak emosional seperti rekan-rekan genre-nya seperti Sekiro atau bahkan Bloodborne. Namun, penceritaan lingkungan cukup untuk membuat Anda tetap tenggelam, terutama jika Anda tipe yang suka menjelajahi setiap kuil, gulungan, dan gerbang yang disegel. Jika game ini dirilis sebelum Black Myth Wukong, mungkin akan mendapatkan lebih banyak pujian karena membawa pemain merasakan suasana Tiongkok, tetapi sayangnya, tidak demikian - dan kemungkinan besar akan terus dibandingkan dengan Wukong oleh kebanyakan orang.

Gameplay Wuchang: Fallen Feathers
Mari kita bicara tentang PC: peluncuran game di Steam... agak kasar (sebagian besar ulasan negatif per 26 Juli).
Konten yang hilang, gangguan performa, dan penurunan frame rate mengganggu pemain awal. Namun, game di konsol jauh lebih stabil, dan tidak mengalami banyak masalah. Tapi sayangnya, kerusakan sudah terjadi, dengan lebih dari 17.000+ pemain yang sebagian besar marah membanjiri bagian ulasan Steam untuk menyatakan umpan balik mereka dalam beberapa hari pertama.
Pujian harus diberikan, para pengembang mendorong beberapa hotfix dalam beberapa hari pertama dan memperbaiki masalah utama. Sekarang game ini jauh lebih bisa dimainkan, tetapi awal yang tidak stabil masih membekas di ulasan Steam.
Ulasan
Wuchang: Fallen Feathers tidak melakukan hal yang terlalu inovatif untuk genre ini, tetapi memahami apa yang membuat Soulslike menarik. Pertarungannya lancar dan fleksibel, pertarungan bos mudah diingat, pertarungan game ini jauh lebih pemaaf daripada judul lain (yang bisa menjadi hal yang baik untuk pemain baru), dan dunianya padat dengan detail. Namun, game ini tersandung dalam hal penyampaian cerita, polesan teknis, dan pacing. Jika Anda mencari tantangan dengan estetika baru dan tidak keberatan melewatkan cutscene, game ini patut dicoba.


