Pendahuluan
The Harvest tidak diragukan lagi adalah salah satu game web3 dengan popularitas yang meningkat pesat saat ini. Game ini terlihat sangat indah dan menghadirkan pengalaman MOBA yang sangat menyenangkan, disertai dengan aksi third-person shooter yang serba cepat.
The Harvest membawa Anda dalam perjalanan ke sebuah planet bernama O’Ree-Jin, yang kaya akan Essence of Life, sumber daya yang sangat diminati di antara 4 planet di sekitarnya dan peradaban unik mereka. Keempat planet tersebut bersaing dalam tim yang terdiri dari 3 orang dalam pertarungan epik untuk mendapatkan esensi terbanyak yang terkumpul dalam waktu 10 menit.
Gameplay

Yang membuat The Harvest langsung menonjol adalah fokusnya pada mekanisme teamplay yang telah dirancang untuk audiens yang masif, mudah dimainkan tetapi sulit dikuasai. Pemain akan bersaing dalam tim yang terdiri dari 3 orang dalam pertarungan epik untuk mendapatkan esensi terbanyak yang terkumpul dalam waktu 10 menit. Itulah kondisi kemenangan setiap game, dan hero Anda memainkan peran penting dalam membantu tim Anda mencapainya.
Komposisi tim sangat penting untuk dapat mengakomodasi kebutuhan pemain yang berbeda. Setiap hero memiliki ability dan power card. Masing-masing dapat menentukan playstyle Anda selama game. Ability card berkisar dari meningkatkan damage senjata Anda hingga dapat melihat musuh melalui dinding dan permukaan yang menghalangi pandangan Anda. Setiap season, NFT card baru akan muncul untuk menjaga meta tetap segar dan selalu memberikan elemen gameplay baru kepada pemain untuk beradaptasi.
Komponen gameplay utama lainnya adalah Companion Card. Anggap saja ini adalah versi The Harvest dari robot pendamping Ghost di Destiny. Pemain akan dapat bertempur dengan dukungan robot di sisi mereka yang memiliki ability khusus. Ini bisa berupa apa saja mulai dari mengeksekusi musuh di bawah ambang batas health tertentu hingga menghidupkan kembali rekan satu tim saat mereka tumbang.
Sejauh ini, daftar The Harvest menampilkan 5 karakter; Alith, Duke, Kira, Sahad, dan Braku. Yang terakhir belum dirilis, sementara empat yang pertama tersedia untuk dinikmati pemain. Masing-masing membawa playstyle unik untuk memenuhi kebutuhan pemain yang berbeda.
Ulasan
Kami mendapat kesempatan untuk mencoba The Harvest secara langsung dengan para developer yang memandu kami melalui berbagai karakter, ability, dan rencana masa depan untuk game tersebut. The Harvest menampilkan dirinya sebagai shooter serba cepat yang berfokus pada tim, dan penekanan pada teamplay diimplementasikan dengan cerdas dalam game untuk memastikan bahwa lone wolf tidak bisa begitu saja solo carry sebuah game.
The Harvest menghargai pemain yang saling membantu dan bekerja menuju tujuan. Namun, game ini kurang dalam memberikan pengalaman gameplay yang sempurna, dengan seringnya glitch, registrasi hitbox, dan masalah konektivitas. Perlu dicatat bahwa The Harvest masih memiliki jalan panjang untuk ditempuh, tetapi ini adalah judul yang sangat menjanjikan.


