Unit Network, sebuah ekosistem keuangan terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi perdagangan aset dunia nyata dan digital melalui tokenisasi, telah mengumpulkan dana sebesar $18 juta dalam putaran pendanaan terbaru. Investasi ini dipimpin oleh perusahaan modal ventura seperti Blockchain Founders Fund dan Outlier Ventures, bersama dengan pengusaha terkemuka termasuk Cristina Venture dari White Star Capital, Diego Gutiérrez Zaldívar dari Rootstock, Joshua Seims dari Metastable Capital, Richard Wang dari Draper Dragon Fund, Thomas Hessler dari Zanox, dan Yuval Rooz dari DigitalAsset.com.
Selain investor tradisional, putaran pendanaan ini juga menarik partisipasi dari tokoh-tokoh terkenal di luar ranah blockchain, termasuk pemain poker profesional Alec Torelli dan Huck Seed, serta musisi Oliver Tree. Kelompok investor yang beragam ini mencerminkan minat yang berkembang dalam solusi keuangan terdesentralisasi dan potensi teknologi blockchain untuk mengubah sistem keuangan.

Unit Network Raih Pendanaan $18 Juta
Tentang Unit Network
Dengan basis pengguna yang sudah ada sebanyak 50.000 peserta aktif, Unit Network beroperasi pada blockchain-nya sendiri, menghilangkan hambatan yang terkait dengan sistem keuangan tradisional. Dana yang baru saja diamankan akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur blockchain-nya, berintegrasi dengan ekosistem blockchain tambahan, dan memperluas upaya tokenisasi di berbagai industri seperti real estat, gaming, dan perdagangan digital.
Michael Healy, CEO Unit Network, menekankan meningkatnya permintaan akan alat keuangan yang dapat diakses dalam ekonomi digital. Ia menyatakan bahwa jutaan bisnis, kreator, dan komunitas mencari cara untuk berpartisipasi dalam web3, menyoroti bahwa komunitas yang kuat dan terlibat meningkatkan kreativitas, memperkuat kolaborasi ekonomi, dan membuka jalur baru untuk partisipasi ekonomi. Healy mencatat bahwa investasi ini akan membantu Unit Network bergerak lebih dekat ke sistem keuangan di mana akses terbuka, kepemilikan dibagi, dan peluang ekonomi tersedia bagi audiens yang lebih luas.

Bursa Terdesentralisasi
Pilar Inti Unit Network
Unit Network dibangun di atas tiga prinsip inti: inklusi keuangan, crowdfunding yang disederhanakan, dan kepemilikan terdesentralisasi. Platform ini mempromosikan inklusi keuangan melalui model ekonomi kooperatif, memungkinkan bisnis dan komunitas untuk terlibat dalam tokenisasi tanpa hambatan yang rumit. Platform ini juga menyediakan platform crowdfunding yang memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan modal secara efisien, memudahkan usaha baru untuk mendapatkan dukungan finansial. Selain itu, Unit Network memfasilitasi pertukaran kepemilikan terdesentralisasi, memungkinkan bisnis dari semua ukuran untuk mengubah pelanggan, karyawan, dan pendukung menjadi pemilik bersama.
Kat Miroshnikova, salah satu pendiri Unit Network, menyoroti pentingnya menggeser partisipasi ekonomi dari konsumsi pasif menjadi investasi aktif. Ia menjelaskan bahwa dengan menyediakan jalur langsung bagi komunitas untuk mendukung dan berinvestasi dalam usaha yang mereka yakini, Unit Network membantu membangun model baru untuk pertumbuhan ekonomi. Ia menyatakan bahwa ketika individu beralih dari menjadi konsumen menjadi pemangku kepentingan, potensi kesuksesan ekonomi bersama menjadi hasil yang nyata daripada sekadar ide.

Platform Crowdfunding
Bertujuan untuk Aksesibilitas Finansial yang Lebih Besar
Misi Unit Network adalah membuat tokenisasi menjadi sederhana dan dapat diakses, menghilangkan hambatan partisipasi keuangan. Healy menggarisbawahi tujuan perusahaan untuk memastikan bahwa teknologi memberdayakan individu daripada membatasi mereka. Ia menyatakan keyakinannya bahwa investor platform memahami dan mendukung visi ini, memperkuat gagasan bahwa keuangan terdesentralisasi dapat mendorong perubahan yang berarti dalam industri keuangan.
Dengan pendanaan baru, Unit Network siap untuk memperluas kemampuannya, lebih lanjut mengembangkan ekosistem blockchain-nya dan memperluas jangkauan tokenisasi di berbagai industri. Investasi ini menandai tonggak penting dalam upaya perusahaan untuk mendemokratisasi akses ke alat keuangan dan menciptakan ekonomi digital yang lebih inklusif.
Sumber: GamesBeat



