Ubisoft telah mengklarifikasi alasan di balik penundaan enam hari dalam melaporkan pendapatan terbarunya, membantah rumor bahwa perusahaan tersebut telah dijual atau berpisah dari investor terbesarnya, Tencent. Selama panggilan pendapatan, CEO Yves Guillemot menjelaskan bahwa penundaan tersebut berasal dari penunjukan auditor baru pada bulan Juli dan kebutuhan untuk menyatakan kembali akun fiskal perusahaan tahun 2025.
Revisi tersebut terkait dengan masalah pengakuan pendapatan dari dua kemitraan, satu dari tahun fiskal sebelumnya dan satu lagi yang dicatat pada musim panas. CFO Frederick Duguet menambahkan bahwa restatement menyebabkan Ubisoft sementara melanggar perjanjian leverage-nya berdasarkan perjanjian pembiayaan tertentu.
Perusahaan mengatasi hal ini dengan melunasi instrumen utang yang terkena dampak lebih awal, menggunakan hasil dari investasi Tencent yang sedang berlangsung. Terlepas dari pembaruan akuntansi, Ubisoft melaporkan €491 juta ($567 juta) dalam pemesanan bersih untuk kuartal Juli - September, melebihi panduan dan menandai peningkatan 39% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Kinerja Waralaba Utama
Ubisoft menyoroti kinerja yang kuat di seluruh waralaba utamanya. Assassin’s Creed Shadows, yang dirilis pada Maret 2025, mencatat sekitar 211 juta hari sesi, sekitar 35% lebih tinggi dari rata-rata selama dua tahun sebelumnya.
Pembaruan untuk Assassin’s Creed Mirage juga telah meningkatkan jumlah pemain seumur hidup judul tersebut melewati 10 juta. Rainbow Six Siege terus menarik pemain dan mempertahankan aktivitas sesi, meskipun peningkatan sementara dalam kecurangan memengaruhi pengeluaran pemain secara keseluruhan. Ubisoft mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi masalah tersebut dan sedang menerapkan langkah-langkah perbaikan.
Perusahaan mengonfirmasi bahwa kemitraannya dengan Tencent tetap berjalan sesuai rencana. Tencent diharapkan berinvestasi €1,16 miliar ($1,25 miliar) ke anak perusahaan Ubisoft Vantage, yang mengawasi proyek untuk Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six.
Manajemen Staf dan Biaya
Ubisoft juga melaporkan pengurangan berkelanjutan dalam tenaga kerjanya sebagai bagian dari strategi penghematan biaya. Jumlah karyawan telah berkurang menjadi 17.097 pada akhir September, turun dari 17.782 pada bulan Maret dan secara signifikan lebih rendah dari hampir 21.000 karyawan pada tahun 2022. Perusahaan mengatakan langkah-langkah ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk merampingkan operasi sambil mempertahankan fokus pada waralaba game utamanya.
Integrasi AI Generatif dalam Pengembangan Game
Selama panggilan pendapatan, Guillemot membahas adopsi teknologi AI generatif oleh Ubisoft di seluruh studionya. Perusahaan telah beralih dari prototipe ke penerapan AI secara praktis, termasuk NPC neo yang berhadapan dengan pemain, yang merupakan karakter yang digerakkan oleh AI yang merespons interaksi pemain. Tim sedang mengeksplorasi kasus penggunaan AI dalam pemrograman, seni, dan peningkatan kualitas game, yang menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan teknologi di seluruh pengalaman pemain dan alur kerja produksi.
Rilis Game Mendatang untuk Awal 2026
Ubisoft mengonfirmasi rencana untuk merilis empat judul dalam tiga bulan pertama tahun 2026. Ini termasuk game seluler Rainbow Six Siege Mobile dan The Division Resurgence, serta remake dari Prince of Persia: The Sands of Time. Game keempat belum diumumkan, tetapi sumber industri menunjukkan bahwa itu mungkin remake dari Assassin’s Creed IV: Black Flag. Rilis ini melanjutkan fokus Ubisoft untuk memanfaatkan waralaba populernya sambil berekspansi ke konten seluler dan remaster.
Sumber: Game File
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa laporan pendapatan Ubisoft ditunda?
Penundaan tersebut disebabkan oleh penyesuaian akuntansi terkait pengakuan pendapatan dari dua kemitraan dan penunjukan auditor baru pada Juli 2025.
Apakah Ubisoft dijual atau mengakhiri kemitraannya dengan Tencent?
Tidak. Ubisoft mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut tidak dijual dan kemitraannya dengan Tencent tetap berjalan sesuai rencana. Tencent berinvestasi €1,16 miliar ($1,25 miliar) ke anak perusahaan Ubisoft Vantage.
Bagaimana kinerja game-game utama Ubisoft di kuartal terakhir?
Assassin’s Creed Shadows menghasilkan 211 juta hari sesi, sementara pembaruan untuk Assassin’s Creed Mirage mendorong jumlah pemain seumur hidupnya melewati 10 juta. Rainbow Six Siege mengalami peningkatan aktivitas pemain, meskipun kecurangan sementara memengaruhi pengeluaran.
Apa yang dilakukan Ubisoft dengan AI generatif?
Ubisoft mengintegrasikan AI generatif di seluruh studio, termasuk NPC neo yang berhadapan dengan pemain dan pengembangan berbantuan AI untuk pemrograman, seni, dan kualitas game secara keseluruhan.
Game apa saja yang akan datang dari Ubisoft pada awal 2026?
Rilis yang dikonfirmasi termasuk Rainbow Six Siege Mobile, The Division Resurgence, dan remake Prince of Persia: The Sands of Time. Game keempat yang belum diumumkan diharapkan, kemungkinan remake dari Assassin’s Creed IV: Black Flag.




