Menurut laporan Q2’25 dari Singular, pengeluaran pengguna untuk pemasaran seluler mengalami pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 40,3%. Pertumbuhan ini mencerminkan minat yang berkelanjutan pada saluran seluler, meskipun distribusi investasi pemasaran telah bergeser di berbagai kategori aplikasi. Sementara sektor-sektor seperti hiburan, keuangan, perjalanan, dan pendidikan telah melihat peningkatan anggaran pemasaran, segmen lain seperti belanja, kesehatan, kebugaran, dan terutama game telah mengalami penurunan. Dalam kategori game, pengeluaran pemasaran menurun sekitar 15% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024.
Distribusi Platform dan Pangsa Pendapatan
Data Singular menunjukkan pembagian yang jelas antara volume instalasi dan perolehan pendapatan di seluruh platform. Android terus mendominasi dalam hal volume, dengan 89,5% dari semua instalasi game terjadi di perangkat Android. Namun, pengguna iOS berkontribusi secara tidak proporsional terhadap monetisasi, menyumbang 89,6% dari total pendapatan dari game seluler. Kontras ini menunjukkan perbedaan perilaku pengguna dan pola pengeluaran antara kedua ekosistem, yang dapat memengaruhi cara pemasar mengalokasikan anggaran di berbagai platform.

Tren dalam Pemasaran Game Seluler untuk Q2 2025
Kinerja dan Pertumbuhan Spesifik Genre
Di Android, game puzzle, simulasi, dan aksi memimpin dalam volume unduhan, secara kolektif menyumbang 76% dari semua instalasi. Genre-genre ini terus menarik basis pengguna yang besar, didorong oleh aksesibilitas dan daya tarik luasnya. Tren pertumbuhan menunjukkan peningkatan signifikan tahun-ke-tahun di beberapa kategori game Android, termasuk game mencocokkan, yang tumbuh sebesar 171%, puzzle sebesar 150%, game aksi sebesar 140%, game olahraga sebesar 135%, dan game anak-anak sebesar 132%.
Platform iOS menunjukkan preferensi genre yang sedikit berbeda, dengan game simulasi, puzzle, dan olahraga yang terdiri dari 63% dari semua unduhan game. Tingkat pertumbuhan untuk genre iOS menunjukkan peningkatan yang patut diperhatikan, terutama pada game aksi, yang naik sebesar 218% tahun-ke-tahun. Game edukasi mengikuti dengan peningkatan 210%, sementara game kartu dan papan tumbuh sebesar 177%, game simulasi sebesar 154%, dan aplikasi judi sebesar 136%.

Tren dalam Pemasaran Game Seluler untuk Q2 2025
Metrik Iklan Lintas Pasar
Metrik kinerja iklan sangat bervariasi di berbagai wilayah dan platform. Di Android, biaya per instalasi tertinggi tercatat di Amerika Serikat sebesar $3,25, diikuti oleh Tiongkok sebesar $2,30 dan Jepang sebesar $2,05. Pasar-pasar ini juga menunjukkan tingkat keterlibatan yang berbeda, dengan Tiongkok melaporkan tingkat klik-tayang terendah. Sebaliknya, pasar Tier-3 memberikan CTR tertinggi, menunjukkan keterlibatan iklan yang lebih kuat di pasar negara berkembang. Rata-rata instalasi per seribu tayangan (IPM) di berbagai negara berkisar antara tiga hingga lima instalasi, meskipun Tiongkok mencatat penurunan yang signifikan secara statistik, mencerminkan efisiensi konversi yang lebih rendah.
Di iOS, biaya per instalasi bervariasi lebih dramatis berdasarkan genre. Game role-playing (RPG) adalah yang paling mahal untuk akuisisi pengguna, dengan CPI sebesar $36,50, sementara game kasino mengikuti di $16,69. CTR iOS meningkat tajam di Q1’25, naik sebesar 250% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, CPM hanya meningkat sedikit sebesar 2% dan 27% lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Instalasi per seribu tayangan di iOS menurun sebesar 4% tahun-ke-tahun, menunjukkan potensi saturasi atau inefisiensi dalam akuisisi pengguna.

Tren dalam Pemasaran Game Seluler untuk Q2 2025
Privasi Pengguna dan Tingkat Opt-In
Pengaturan privasi pengguna terus memengaruhi efektivitas pemasaran. Game mempertahankan salah satu tingkat opt-in App Tracking Transparency (ATT) tertinggi di iOS, dengan 26,5% pengguna memilih untuk mengizinkan pelacakan. Tingkat opt-in yang relatif tinggi ini dibandingkan dengan kategori lain menawarkan pemasar game sinyal data tambahan, yang dapat membantu dalam mengoptimalkan kinerja kampanye di bawah pembatasan privasi.
Jaringan Iklan Terkemuka untuk Game Seluler
Singular mengidentifikasi lima jaringan iklan terpopuler untuk periklanan game seluler sebagai Google, Meta, AppLovin, Apple Ads, dan TikTok. Platform-platform ini terus memainkan peran sentral dalam distribusi dan visibilitas game seluler, membentuk tren kinerja di Android dan iOS.

Tren dalam Pemasaran Game Seluler untuk Q2 2025
Kesimpulan
Lanskap pemasaran game seluler di Q2’25 mencerminkan lingkungan yang kompleks dan terus berkembang. Meskipun pengeluaran pengguna dalam pemasaran seluler terus tumbuh, game telah mengalami penurunan relatif dalam alokasi anggaran. Android memimpin dalam instalasi, tetapi iOS mendominasi dalam pendapatan, menunjukkan perlunya strategi bernuansa tergantung pada platform dan wilayah.
Kinerja genre dan efisiensi periklanan menunjukkan variasi yang signifikan, yang perlu diperhitungkan oleh pemasar saat merencanakan kampanye di masa mendatang. Laporan Singular memberikan pandangan berbasis data tentang tren ini, menawarkan wawasan berharga bagi para pengambil keputusan di industri game seluler.




