Team Liquid, salah satu organisasi esports terkemuka, telah memigrasikan seluruh arsip multimedia-nya ke Walrus, sebuah protokol penyimpanan terdesentralisasi yang dibangun di atas Sui. Migrasi ini mencakup rekaman pertandingan selama bertahun-tahun, konten di balik layar, dan media organisasi lainnya, mengubah file statis menjadi aset yang kompatibel dengan onchain. Ini mewakili transisi dataset terbesar ke platform Walrus hingga saat ini.
Langkah ini bertujuan untuk menyederhanakan akses konten di seluruh operasi global Team Liquid sambil menghilangkan silo internal dan meningkatkan infrastruktur inti organisasi. Dengan memanfaatkan Sui Stack, Team Liquid kini dapat mengembangkan pengalaman digital baru dan peluang monetisasi tanpa perlu migrasi data di masa mendatang, menyediakan fondasi jangka panjang untuk strategi konten organisasi.
Meningkatkan Akses dan Manajemen Konten
Proses migrasi didukung oleh platform AI native blockchain Zark Lab, yang memungkinkan staf Team Liquid untuk mencari dan mengambil file secara efisien di berbagai drive dan lokasi. Platform ini juga menawarkan akses arsip yang dapat dikonfigurasi, memungkinkan konten untuk digunakan kembali dalam dokumenter, kampanye warisan, atau inisiatif keterlibatan penggemar sambil mempertahankan kontrol akses granular.
Rebecca Simmonds, managing executive di Walrus Foundation, menyoroti manfaat transisi tersebut, menyatakan bahwa platform ini “andal dalam skala besar, cepat untuk dikerjakan di berbagai tim, dan cukup fleksibel untuk mendukung cara-cara baru dalam menggunakan dan memonetisasi konten seiring waktu, tanpa perlu memindahkan atau membangun kembali data saat kasus penggunaan baru muncul.”
Melestarikan Aset untuk Penggunaan di Masa Depan
Bagi Team Liquid, migrasi ini bukan hanya tentang penyimpanan—ini adalah peningkatan strategis untuk mengamankan konten berharga sambil membuatnya dapat digunakan sebagai aset. Claire Hungate, presiden dan COO Team Liquid, mengatakan, “Berkolaborasi dengan Walrus tidak hanya membuat konten kami mudah diakses dan aman, tetapi membuatnya dapat digunakan sebagai aset. Peningkatan infrastruktur kritis ini memastikan rekaman dan kenangan kami yang paling berharga dilestarikan, sambil memberi kami platform teknis untuk mengeksplorasi cara-cara baru untuk melibatkan pemangku kepentingan terpenting kami: para penggemar.”
Adopsi penyimpanan terdesentralisasi mencerminkan tren yang lebih luas dalam esports dan gaming, di mana tim semakin mengintegrasikan teknologi web3 untuk meningkatkan keamanan konten, aksesibilitas, dan potensi monetisasi.
Sumber: Pocket Gamer
Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026
Game First-Person Shooter Terbaik untuk Tahun 2026
Game Indie PlayStation Terbaik untuk Tahun 2026
Game Multiplayer Terbaik untuk Tahun 2026
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Rilis Game Teratas untuk Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Walrus di Sui?
Walrus adalah protokol penyimpanan terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Sui. Ini memungkinkan organisasi untuk menyimpan dataset besar dengan aman sambil memungkinkan kompatibilitas onchain dan kontrol akses yang fleksibel.
Mengapa Team Liquid memindahkan kontennya ke Walrus?
Team Liquid memindahkan arsipnya untuk meningkatkan akses bagi tim global, menghilangkan silo internal, mengamankan media berharga, dan memungkinkan pengalaman digital serta peluang monetisasi baru.
Bagaimana Zark Lab mendukung migrasi?
Zark Lab adalah platform AI native blockchain yang memungkinkan staf Team Liquid untuk mencari, mengakses, dan mengelola konten secara efisien di berbagai drive sambil mempertahankan kontrol akses yang dapat dikonfigurasi.
Jenis konten apa yang dimigrasikan?
Migrasi ini mencakup rekaman pertandingan, klip di balik layar, dan aset multimedia lainnya yang terakumulasi selama beberapa tahun.
Apakah ini melibatkan teknologi web3?
Ya. Penggunaan Walrus di Sui menggabungkan prinsip-prinsip web3, termasuk penyimpanan terdesentralisasi dan konten yang kompatibel dengan onchain, memungkinkan Team Liquid untuk mengeksplorasi cara-cara baru untuk menggunakan dan memonetisasi aset medianya.




