Japan's $130 Billion Overseas Sales Goal

Target Penjualan Luar Negeri Jepang: $130 Miliar

Jepang targetkan penjualan luar negeri $130 miliar pada 2033 melalui pendanaan baru, inisiatif industri game & konten, AI, dan langkah anti-pembajakan.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Feb 14, 2026

Japan's $130 Billion Overseas Sales Goal

Jepang berencana untuk memperluas dukungan pemerintah bagi industri video game dan kontennya yang lebih luas, dengan tujuan memposisikan sektor ini sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Penjualan konten Jepang di luar negeri, yang mencakup video game, anime, dan manga, mencapai sekitar ¥5,8 triliun ($37,7 miliar) pada tahun 2023, melampaui nilai ekspor semikonduktor dan menandakan permintaan global untuk media Jepang.

Pemerintah telah menetapkan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan penjualan luar negeri tahunan menjadi ¥20 triliun ($130 miliar) pada tahun 2033. Pendanaan publik saat ini untuk industri konten adalah ¥25,3 miliar ($164 juta), tetapi para pembuat undang-undang telah mengusulkan untuk menaikkan ini menjadi lebih dari ¥100 miliar ($651 juta), mengutip keuntungan dari kemitraan publik-swasta yang lebih kuat yang terlihat di negara-negara seperti Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Rencana Pendanaan dan Investasi

Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengalokasikan tambahan ¥35 miliar ($228 juta) dalam anggaran tambahan untuk tahun fiskal 2025 sebagai bagian dari strategi multi-tahun untuk mendukung industri konten. Pemerintah berencana untuk fokus pada peningkatan jaringan distribusi global, implementasi langkah-langkah anti-pembajakan, dan pemanfaatan alat terjemahan berbasis AI untuk menjangkau audiens internasional yang lebih luas.

Inisiatif ini dimaksudkan tidak hanya untuk meningkatkan penjualan tetapi juga untuk memperkuat perlindungan kekayaan intelektual Jepang. Japan Content Overseas Distribution Association baru-baru ini meminta OpenAI untuk berhenti menggunakan karya dari perusahaan anggotanya untuk melatih model AI seperti Sora 2, mengutip kekhawatiran tentang pelanggaran hak cipta. Perusahaan termasuk Aniplex, Bandai Namco, Studio Ghibli, Square Enix, Kadokawa, dan Shueisha mendukung permintaan tersebut, mencerminkan minat industri secara luas dalam melindungi aset kreatif sambil memperluas jangkauan internasional.

Implikasi untuk Industri Game dan Konten

Bagi sektor game dan konten Jepang, dukungan yang diperluas dapat meningkatkan akses ke pasar luar negeri dan meningkatkan aliran pendapatan dari audiens internasional. Dengan menggabungkan pendanaan dengan alat teknologi seperti terjemahan AI, perusahaan Jepang kemungkinan akan melihat efisiensi yang lebih besar dalam mendistribusikan konten secara global. Upaya anti-pembajakan juga akan memainkan peran penting dalam mempertahankan nilai karya kreatif, terutama di pasar manga dan anime, yang telah menghadapi tantangan dari distribusi tidak sah dalam beberapa tahun terakhir.

Fokus pemerintah pada konten sejalan dengan strategi ekonomi yang lebih luas yang bertujuan untuk mendiversifikasi pertumbuhan Jepang di luar industri tradisional. Video game, anime, manga, dan media digital lainnya semakin diakui sebagai aset dengan daya tarik global, mampu menghasilkan pendapatan yang signifikan dan mempromosikan pengaruh budaya di luar negeri.

Sumber: PocketGamer

Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:

Game Paling Dinanti Tahun 2026

Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026

Penembak Orang Pertama Terbaik untuk Tahun 2026

Game Indie PlayStation Terbaik untuk Tahun 2026

Game Multiplayer Terbaik untuk Tahun 2026

Game Paling Dinanti Tahun 2026

Rilis Game Teratas untuk Januari 2026

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa target Jepang untuk penjualan konten luar negeri?
Jepang menargetkan peningkatan penjualan tahunan industri kontennya di luar negeri menjadi ¥20 triliun ($130 miliar) pada tahun 2033.

Berapa banyak pendanaan yang saat ini dialokasikan untuk industri konten?
Pendanaan publik saat ini sebesar ¥25,3 miliar ($164 juta), dengan usulan untuk meningkatkannya menjadi lebih dari ¥100 miliar ($651 juta).

Area mana yang akan menjadi fokus dukungan pemerintah baru?
Langkah-langkah baru akan menargetkan distribusi global, upaya anti-pembajakan, dan alat terjemahan berbasis AI untuk meningkatkan jangkauan internasional.

Mengapa Content Overseas Distribution Association melibatkan OpenAI?
Asosiasi tersebut meminta OpenAI untuk berhenti menggunakan karya anggotanya untuk melatih model AI seperti Sora 2 karena potensi pelanggaran hak cipta, sebuah permintaan yang didukung oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang.

Bagaimana dampaknya terhadap video game Jepang?
Dukungan yang diperluas dan alat terjemahan AI dapat mempermudah game Jepang untuk menjangkau pasar global, sementara langkah-langkah anti-pembajakan membantu melindungi kekayaan intelektual.

Edukasi, Laporan

diperbarui

Februari 14. 2026

diposting

Februari 14. 2026