Forbes Middle East telah merilis daftar 30 Under 30, menyoroti bintang-bintang yang sedang naik daun di bidang bisnis, olahraga, dan dampak sosial. Edisi terbaru ini mencakup beberapa profesional dari industri game, mencerminkan pengaruh kawasan yang terus berkembang dalam teknologi dan hiburan.
Perluasan Layanan Game di Kawasan
Pendiri bersama GAM3S.GG, Omar Ghanem dan Mostafa Hossameldin, diakui karena mengembangkan platform kami yang menyediakan layanan pemasaran untuk studio game, penerbit, dan merek. Platform kami menampilkan lebih dari 1.000 game, menghasilkan pendapatan $850.000 pada tahun 2024, dan melayani lebih dari 1,5 juta pengguna. Pengakuan ini menggarisbawahi peran layanan digital yang semakin meningkat dalam mendukung industri game kawasan yang berkembang.
Studio dan Game Berbasis di Arab Saudi
Pendiri bersama Starvania Studio, Meaad Aflah dan Muslih Alzahrani, dinobatkan karena mendirikan studio yang berbasis di Arab Saudi dan meluncurkan game mereka Bahamut dan The Waqwaq Tree. Perusahaan berhasil mengumpulkan $1,1 juta pada tahun 2025 dari Merak Capital dan Impact46, memberikan valuasi studio sebesar $5 juta. Aflah menggambarkan pengakuan tersebut sebagai tonggak sejarah yang memvalidasi upaya tim dan menyoroti ambisi studio untuk membentuk sektor game. Dia juga menyatakan apresiasi atas dukungan yang diterima sepanjang perjalanan mereka dan antusiasme untuk proyek mendatang.
Memberdayakan Perempuan Melalui Coding dan Teknologi
Pendiri bersama All Girls Code, Aya Mouallem dan Maya Moussa, juga masuk dalam daftar atas kontribusi mereka dalam memberdayakan perempuan di Lebanon dan di seluruh kawasan MENA. Inisiatif ini menawarkan pelatihan gratis dalam coding, teknologi, dan kepemimpinan, dan telah mendukung lebih dari 2.500 peserta. Karya mereka menyoroti fokus yang semakin meningkat pada inklusivitas dan pendidikan dalam ekosistem teknologi dan game di Timur Tengah.
Menatap Masa Depan Panggung Game Timur Tengah
Masuknya para profesional yang sedang naik daun ini dalam daftar 30 Under 30 Forbes Middle East mencerminkan kehadiran kawasan yang terus berkembang dalam inovasi game, teknologi, dan web3. Acara industri seperti Dubai GameExpo Summit 2026 yang didukung oleh PGC pada bulan Mei dan PGC Jordan pada bulan November terus menyediakan platform untuk jejaring, berbagi pengetahuan, dan menampilkan talenta yang sedang berkembang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Siapa saja yang masuk dalam daftar Forbes Middle East 30 Under 30 di bidang game?
Pendiri bersama Starvania Studio, Meaad Aflah dan Muslih Alzahrani, pendiri bersama All Girls Code, Aya Mouallem dan Maya Moussa, serta pendiri bersama GAM3S.GG, Omar Ghanem dan Mostafa Hossameldin, diakui atas kontribusi mereka pada industri game.
Apa yang dikenal dari Starvania Studio?
Starvania Studio, yang berbasis di Arab Saudi, dikenal karena meluncurkan game Bahamut dan The Waqwaq Tree dan karena mengamankan pendanaan sebesar $1,1 juta pada tahun 2025.
Apa yang dilakukan All Girls Code?
All Girls Code menyediakan pelatihan gratis dalam coding, teknologi, dan kepemimpinan untuk perempuan di Lebanon dan kawasan MENA, mendukung lebih dari 2.500 peserta.
Bagaimana GAM3S.GG berkontribusi pada industri game?
GAM3S.GG menawarkan layanan pemasaran untuk studio game, penerbit, dan merek, menampilkan lebih dari 1.000 game, dan melayani lebih dari 1,5 juta pengguna.
Di mana saya bisa mempelajari lebih lanjut tentang acara game Timur Tengah?
Acara industri seperti Dubai GameExpo Summit 2026 yang didukung oleh PGC dan PGC Jordan menyediakan jejaring dan wawasan tentang industri game kawasan.




