YOAKE, sebuah protokol keterlibatan penggemar yang menggabungkan budaya pop Jepang dengan teknologi blockchain, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenSea, marketplace NFT terbesar. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan cara baru bagi penggemar untuk berinteraksi dengan properti anime dan hiburan favorit mereka melalui koleksi digital berbasis blockchain.
Sebagai langkah pertama dalam inisiatif ini, YOAKE meluncurkan koleksi NFT berlisensi resmi berdasarkan The Seven Deadly Sins: Cursed by Light, sebuah bagian dari waralaba anime dan manga yang dikenal luas yang diciptakan oleh Nakaba Suzuki. Koleksi ini, berjudul YOAKE & The Seven Deadly Sins Anime Series, akan tersedia secara eksklusif di OpenSea dan akan dicetak (dijual) di Soneium, blockchain Layer-2 milik Sony Group.
Sony's Soneium Blockchain and OpenSea to Sell Iconic Anime NFTs
NFT The Seven Deadly Sins
Koleksi YOAKE & The Seven Deadly Sins Anime Series akan menampilkan momen dan karakter ikonik dari The Seven Deadly Sins: Cursed by Light. Waralaba ini, yang awalnya berupa manga yang diserialkan di Weekly Shōnen Magazine dan kemudian menjadi sukses anime global, mengeksplorasi tema kekuatan, takdir, dan penebusan. Seri NFT ini akan memungkinkan penggemar untuk memiliki koleksi digital terverifikasi blockchain yang memperingati adegan-adegan penting dari cerita.
Salah satu momen kunci yang disorot dalam koleksi ini menangkap Meliodas dan Zeldris berdiri di bawah sinar matahari, dengan khidmat berbagi sumpah dengan cawan suci mereka. Rilis ini merupakan tonggak penting dalam strategi YOAKE untuk membawa koleksi anime berlisensi resmi on-chain dan memperkenalkan lebih banyak kekayaan intelektual ke web3.
Memperluas Keterlibatan Penggemar Melalui Web3
YOAKE bertujuan untuk mendorong adopsi web3 dengan mengintegrasikan budaya pop Jepang dengan teknologi blockchain. Dengan dukungan Startale, yang memainkan peran penting dalam memperoleh hak kekayaan intelektual, perusahaan ini sedang membangun fondasi untuk koleksi anime dan manga berlisensi resmi di ruang NFT.
Sota Moriyama, Chief Business Officer di YOAKE entertainment, menekankan pentingnya pengembangan ini dengan menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memajukan web3 melalui keterlibatan budaya. Dia menjelaskan bahwa pengenalan koleksi The Seven Deadly Sins hanyalah permulaan, dengan rencana untuk membawa lebih banyak waralaba terkenal ke ruang digital.
YOAKE & The Seven Deadly Sins Anime Series
Detail Pencetakan dan Pengembangan Masa Depan
Koleksi YOAKE & The Seven Deadly Sins Anime Series akan tersedia untuk dicetak di OpenSea mulai pukul 5 pagi GMT pada 25 Maret 2025. NFT akan dihargai 0,002 ETH, dengan jendela pencetakan tak terbatas yang terbuka selama 72 jam. Dengan memanfaatkan Soneium, blockchain Ethereum Layer-2 yang dikembangkan oleh Sony Block Solutions Labs, koleksi ini memastikan transfer kepemilikan yang mulus dan potensi utilitas di masa depan. Di luar rilis ini, YOAKE berencana untuk terus berkolaborasi dengan waralaba hiburan Jepang terkemuka.
Selain NFT, perusahaan ini sedang menjajaki cara untuk meningkatkan keterlibatan digital melalui livestream, hadiah penggemar, dan pengalaman gaming web3 interaktif. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, YOAKE mendefinisikan ulang cara penggemar berinteraksi dengan properti hiburan yang mereka sukai. Devin Finzer, CEO OpenSea, menyoroti pentingnya memberikan penggemar akses langsung ke waralaba populer. Dia mencatat bahwa OpenSea berkomitmen untuk memperluas jangkauan koleksi digital dan menawarkan cara baru bagi penggemar untuk berinteraksi dengan seri favorit mereka.

YOAKE & The Seven Deadly Sins Anime Series
Dampak Blockchain pada Budaya Pop Jepang
Selama beberapa dekade, hiburan Jepang—termasuk anime, manga, dan budaya idola—telah memengaruhi audiens di seluruh dunia. Namun, industri-industri ini sebagian besar tetap terpisah dari inovasi blockchain. Inisiatif YOAKE dengan OpenSea mewakili pergeseran menuju integrasi teknologi web3 ke dalam keterlibatan penggemar, menawarkan kepemilikan koleksi digital yang dapat diverifikasi sambil menjaga keaslian waralaba yang dicintai.
Dengan memperkenalkan koleksi anime berlisensi on-chain, YOAKE, dengan dukungan Startale, menciptakan peluang baru bagi penggemar dan kolektor. Inisiatif ini memungkinkan audiens untuk terlibat dengan seri favorit mereka secara interaktif dan dapat diverifikasi, menunjukkan potensi blockchain dalam hiburan.
Saat YOAKE terus mengembangkan ekosistemnya, kemitraan dengan OpenSea menandai langkah signifikan menuju perluasan jangkauan web3 dalam industri anime dan manga global. Integrasi teknologi blockchain dengan ekspor budaya Jepang membuka jalan bagi era baru interaksi penggemar dan kepemilikan digital.



