Dalam perkembangan finansial yang patut dicatat, startup augmented reality (AR) Tiongkok Rokid Inc. berhasil mengumpulkan dana sebesar $112 juta, dengan valuasi perusahaan mencapai $1 miliar. Tonggak pendanaan ini merupakan bagian dari perjanjian strategis komprehensif selama 5 tahun dengan NetDragon, pemain signifikan yang didukung oleh Temasek Holdings Pte. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong pengembangan teknologi AR dan menciptakan pengalaman metaverse dan web3 yang imersif, dengan penekanan khusus pada gaming dan edukasi. Rokid berencana menggunakan dana tersebut untuk mempercepat kemajuan teknologi AR-nya di luar negeri.

Kolaborasi antara Rokid dan NetDragon bertujuan untuk menciptakan pengalaman pengguna interaktif generasi berikutnya, meletakkan dasar bagi evolusi web3 dan gaming. Bapak Misa Zhu, Pendiri dan CEO Rokid, menyatakan optimisme tentang kolaborasi tersebut, menekankan peran NetDragon sebagai investor dan mitra strategis. Zhu membayangkan sinergi antara kedua perusahaan akan mempercepat pengembangan produk dan mendorong inovasi dalam industri.
Sebagai unicorn terkemuka di industri AR yang berkembang pesat, Rokid adalah perusahaan platform berorientasi produk yang berfokus pada teknologi interaksi manusia-komputer dengan rekam jejak yang kuat dalam berbagai aplikasi industri dan konsumen. Kami berharap dapat bekerja sama dengan NetDragon untuk memperluas peluang kami dengan memanfaatkan pengetahuan dan keahlian mereka di bidang edukasi dan gaming, serta jaringan penjualan global mereka.
Bapak Misa Zhu, Pendiri dan CEO Rokid.
Kemitraan strategis antara Rokid dan NetDragon ini menandai langkah signifikan dalam evolusi teknologi AR dan perannya dalam membentuk masa depan gaming. Seiring kedua pemimpin industri ini berkolaborasi, lanskap augmented reality, terutama di bidang gaming dan edukasi, siap untuk perkembangan yang patut diperhatikan.
Kami antusias dengan investasi kami di Rokid karena kami percaya AR akan menjadi salah satu teknologi inti untuk memungkinkan metaverse di tahun-tahun mendatang. Kami melihat AR menjadi salah satu saluran utama bagi pengguna untuk berinteraksi di metaverse, karena aplikasi AR cocok untuk penggunaan waktu yang lebih lama dibandingkan VR, sehingga jumlah dan variasi kasus penggunaan sangat diperluas dengan AR, terutama di bidang edukasi dan gaming.
Dr Simon Leung, Wakil Ketua dan Direktur Eksekutif NetDragon Group.

