Los Angeles County telah mengajukan gugatan terhadap Roblox, mengklaim bahwa platform tersebut tidak cukup melindungi anak-anak dari eksploitasi seksual dan _grooming_. County berpendapat bahwa meskipun Roblox memasarkan dirinya sebagai lingkungan yang aman bagi anak di bawah umur, desain platform dan sistem moderasi mereka memungkinkan orang dewasa untuk menargetkan anak-anak, menyamar sebagai pengguna, dan membangun pengaruh melalui interaksi berulang.
Menurut keluhan tersebut, kegagalan keamanan ini telah memaksa badan-badan lokal untuk mengalihkan sumber daya guna menanggapi meningkatnya kasus eksploitasi anak, pelecehan, perdagangan manusia, dan kekhawatiran kesehatan mental yang terkait. Pejabat juga berpendapat bahwa beban finansial dalam menangani insiden ini telah mengalihkan dana pembayar pajak dari program dan layanan publik lainnya.
Tuduhan dan Tuntutan Hukum
Gugatan tersebut menuduh bahwa Roblox memprioritaskan keuntungan di atas keselamatan dan terlibat dalam praktik bisnis yang tidak adil atau menipu. Los Angeles County mencari perintah pengadilan (_injunctive relief_), ganti rugi (_abatement_), dan denda sipil hingga $2.500 per hari untuk setiap pelanggaran yang diidentifikasi dalam keluhan. Tindakan hukum ini menggarisbawahi kekhawatiran yang terus berlanjut tentang tanggung jawab platform digital yang melayani anak-anak dan anak di bawah umur.
Roblox secara publik menolak tuduhan tersebut dan menyatakan niatnya untuk melawan gugatan tersebut. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan, "Roblox dibangun dengan keselamatan sebagai intinya, dan kami terus mengembangkan serta memperkuat perlindungan kami setiap hari. Kami memiliki perlindungan canggih yang memantau platform kami dari konten dan komunikasi berbahaya, dan pengguna tidak dapat mengirim atau menerima gambar melalui obrolan, menghindari salah satu peluang paling umum untuk penyalahgunaan yang terlihat di tempat lain secara online."
Konteks dalam Diskusi Keamanan Digital Global
Gugatan ini menyusul pengawasan dari regulator Australia dan terjadi saat Roblox menerapkan langkah-langkah keamanan yang diperluas. Ini termasuk verifikasi usia wajib untuk fitur obrolan dan pembentukan Dewan Orang Tua Global (_Global Parent Council_) yang bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dan transparansi. CEO David Baszucki juga menghadapi pertanyaan tentang kekhawatiran keselamatan anak pada akhir tahun 2025, yang memicu diskusi publik tentang tanggung jawab perusahaan dalam melindungi pengguna muda secara online.
Kasus ini mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam industri _gaming_ dan platform online, menyoroti keseimbangan antara menciptakan pengalaman yang menarik bagi anak di bawah umur dan mempertahankan perlindungan keselamatan yang kuat. Hasilnya dapat memiliki implikasi bagi cara platform _gaming_ menangani moderasi dan keselamatan pengguna di masa mendatang.
Sumber: PocketGamer
Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026
Penembak Orang Pertama Terbaik untuk Tahun 2026
Game Indie PlayStation Terbaik untuk Tahun 2026
Game Multipemain Terbaik untuk Tahun 2026
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Rilis Game Teratas untuk Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa Los Angeles County menggugat Roblox?
County mengklaim Roblox gagal melindungi anak-anak dari eksploitasi seksual dan _grooming_, menuduh bahwa platformnya memungkinkan orang dewasa untuk menargetkan anak di bawah umur dan menyamar sebagai pengguna.
Denda apa yang dicari dalam gugatan ini?
Gugatan tersebut meminta perintah pengadilan (_injunctive relief_), ganti rugi (_abatement_), dan denda sipil hingga $2.500 per hari untuk setiap dugaan pelanggaran.
Bagaimana tanggapan Roblox terhadap gugatan tersebut?
Roblox telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa platform tersebut mencakup perlindungan seperti pembatasan obrolan dan sistem pemantauan untuk melindungi anak di bawah umur.
Langkah keamanan apa yang telah diperkenalkan Roblox baru-baru ini?
Perusahaan telah menerapkan verifikasi usia wajib untuk obrolan, membuat Dewan Orang Tua Global (_Global Parent Council_), dan terus memantau serta memperbarui kebijakan keamanannya.
Dapatkah gugatan ini berdampak pada platform _gaming_ lainnya?
Kasus ini dapat menetapkan preseden tentang bagaimana platform digital dimintai pertanggungjawaban atas keselamatan anak, yang berpotensi memengaruhi kebijakan moderasi dan pengawasan peraturan di seluruh industri _gaming_.




