Google’s Project Genie Prompts Gaming Stock Declines

Project Genie Google Picu Penurunan Saham Gaming

Project Genie Google picu penurunan saham Take-Two, Roblox, dan Unity. Para ahli perdebatkan peran AI dalam pembangunan dunia game.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Feb 3, 2026

Google’s Project Genie Prompts Gaming Stock Declines

Saham perusahaan game besar anjlok setelah Google merilis alat pembuat dunia berbasis AI-nya, Project Genie, kepada pengguna di AS. Platform ini memungkinkan pelanggan Google AI Ultra untuk membuat dunia virtual pendek menggunakan prompt teks dan gambar yang diunggah. Pemain dapat menavigasi ruang-ruang ini dari perspektif orang pertama atau ketiga, tetapi saat ini, dunia yang dihasilkan hanya bertahan selama 60 detik.

Pengumuman tersebut berdampak langsung pada pasar saham, dengan Take-Two Interactive turun 7,9%, Roblox turun sekitar 13,2%, dan Unity turun 24,2%. Capcom juga melihat sahamnya turun 7,4% dalam beberapa hari setelah perilisan. Perusahaan lain, termasuk EA dan Ubisoft, sebagian besar tidak terpengaruh oleh berita tersebut, meskipun Ubisoft menghadapi volatilitas terpisah yang terkait dengan pengumuman restrukturisasi baru-baru ini.

Pakar Industri Pertanyakan Penggunaan Praktis Dunia AI

Meskipun Project Genie menunjukkan inovasi teknis, para ahli menekankan bahwa teknologi ini masih jauh dari menggantikan pengembangan game tradisional. CEO Storygrounds, Andrew Green, mencatat bahwa reaksi pasar mencerminkan kesalahpahaman tentang desain game. Ia menjelaskan bahwa ruang yang dirender saja tidak cukup, menekankan bahwa gameplay bergantung pada sistem yang kompleks seperti fisika, ekonomi, progresi, narasi, dan interaksi sosial. Menurut Green, elemen-elemen ini belum dapat direplikasi melalui prompt AI sederhana. Ia menggambarkan Project Genie sebagai teknologi yang mengarah ke arah yang benar tetapi masih jauh dari menjadi pengganggu pasar.

CEO Unity, Matthew Bromberg, menanggapi kekhawatiran investor dengan memposisikan dunia yang dihasilkan AI sebagai alat pendukung pengembangan game, bukan pengganti. Ia menjelaskan bahwa alur kerja AI Unity yang ada dapat menerjemahkan data visual menjadi adegan game, yang kemudian disempurnakan oleh pengembang menggunakan sistem tradisional. Menurut Bromberg, mengintegrasikan video interaktif yang dihasilkan AI dapat mempercepat pembuatan konten tahap awal, tetapi tidak dimaksudkan untuk membuat game komersial secara mandiri.

Ekspektasi Investor dan Persepsi Pasar

Direktur produksi Ubisoft, Yoni Dayan, berpendapat bahwa reaksi pasar yang tajam menyoroti kesenjangan dalam pemahaman investor. Ia menunjukkan bahwa ketika demonstrasi 60 detik dapat memengaruhi valuasi miliaran dolar, itu mencerminkan asumsi keuangan tentang kemampuan AI daripada risiko aktual terhadap produksi game. Dayan menekankan bahwa mengembangkan game yang bermakna membutuhkan desain dan iterasi jangka panjang yang belum dapat direplikasi oleh AI.

Principal Gossamer Consulting Group, Eric Kress, juga menyatakan skeptisisme, mengutip kesulitan Google sebelumnya di sektor game dengan proyek seperti Stadia dan YouTube Gaming. Kress mencatat bahwa meskipun dunia yang dihasilkan AI dapat memengaruhi platform konten buatan pengguna seperti Roblox atau Unreal Editor for Fortnite (UEFN), mereka kemungkinan tidak akan menggantikan judul-judul AAA beranggaran besar. Ia menekankan bahwa pendekatan organisasi dan ekspektasi perusahaan secara historis telah membatasi keberhasilannya dalam game.

Project Genie dan Masa Depan AI dalam Game

Project Genie mewakili langkah maju dalam AI generatif untuk pengalaman interaktif, tetapi iterasi saat ini utamanya adalah alat demonstrasi. Platform ini menunjukkan potensi untuk prototyping, eksperimen kreatif, dan desain tahap awal, termasuk aplikasi dalam proyek web3. Namun, teknologi ini masih terbatas dalam durasi, stabilitas, dan kedalaman interaksi, yang berarti tidak dapat menggantikan proses pengembangan game yang terstruktur.

Para pemimpin industri sepakat bahwa AI kemungkinan akan berfungsi sebagai asisten bagi pengembang, meningkatkan produktivitas dan mempercepat iterasi daripada sepenuhnya mengotomatiskan pembuatan game. Project Genie mungkin menawarkan wawasan tentang alur kerja di masa depan, tetapi belum merupakan pengganti sistem, desain, dan pipeline produksi yang diperlukan untuk game yang layak secara komersial.

Kesimpulan

Rilis Project Genie dari Google telah memicu diskusi tentang peran AI dalam pengembangan game dan sementara memengaruhi harga saham perusahaan game besar. Meskipun teknologi ini menyoroti penelitian yang menjanjikan dan potensi aplikasi, para ahli menekankan bahwa game yang bermakna bergantung pada proses desain dan pengembangan yang kompleks yang belum dapat direplikasi oleh AI saja. Project Genie menandakan kemajuan dalam eksperimen AI tetapi bukan ancaman langsung bagi studio game yang sudah mapan atau pasar yang lebih luas.

Sumber: PocketGamer

Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang gadget gaming:

Aksesori Gaming Terbaik

Laptop Gaming Terbaik

Produk Apple Terbaik untuk Gaming

Perlengkapan Streaming Terbaik

Monitor Gaming Terbaik

Aksesori Nintendo Switch Terbaik

Headset VR Gaming Terbaik

Handheld Gaming Terbaik

Headset Gaming Terbaik

Mikrofon Gaming Terbaik

Mac Gaming Terbaik

PC Gaming Terbaik

Tablet Gaming Terbaik

Ponsel Gaming Terbaik

Kursi Gaming Terbaik

Mouse Gaming Terbaik

Keyboard Gaming Terbaik

Earbud Gaming Terbaik

Android Gaming Terbaik (ponsel)

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu Google Project Genie?
Project Genie adalah alat pembuat dunia berbasis AI dari Google yang memungkinkan pengguna membuat dunia virtual interaktif selama 60 detik menggunakan prompt teks dan gambar yang diunggah.

Perusahaan game mana yang terpengaruh oleh pengumuman Project Genie?
Saham Take-Two Interactive, Roblox, dan Unity turun signifikan setelah pengumuman tersebut. Capcom juga mengalami penurunan moderat, sementara EA dan Ubisoft sebagian besar tidak terpengaruh.

Bisakah Project Genie membuat game komersial penuh?
Tidak. Teknologi ini saat ini menghasilkan ruang virtual pendek dan eksperimental dan tidak dapat menggantikan sistem, desain, dan pipeline produksi yang kompleks yang diperlukan untuk pengembangan game skala penuh.

Bagaimana reaksi para ahli terhadap Project Genie?
Para profesional industri memandang teknologi ini menjanjikan untuk prototyping dan eksperimen tahap awal, tetapi mereka memperingatkan bahwa teknologi ini masih jauh dari menjadi pengganggu pasar. Para ahli mencatat bahwa desain game yang bermakna belum dapat dihasilkan murni melalui prompt AI.

Bisakah Project Genie memengaruhi platform web3 atau konten buatan pengguna?
Ya, dunia yang dihasilkan AI dapat memengaruhi platform seperti Roblox atau Unreal Editor for Fortnite (UEFN) dengan membantu pembuatan konten dan prototyping, tetapi kemungkinan tidak akan menggantikan game AAA premium.

Akankah AI menggantikan pengembang game?
Saat ini, AI diharapkan berfungsi sebagai alat pendukung untuk mempercepat alur kerja, meningkatkan produktivitas, dan membantu pembuatan aset. AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan pengembang manusia atau proses desain dan iterasi yang diperlukan untuk game profesional.

Edukasi, Laporan

diperbarui

Februari 3. 2026

diposting

Februari 3. 2026