Pengembang game Belanda, Gamedia, telah secara terbuka mengkritik platform game web3 Gala Games, mengutip dugaan salah kelola dan sengketa hukum. Gamedia mengklaim bahwa Gala Games gagal memenuhi komitmen pemasaran dan mengalihkan sumber daya ke industri yang tidak terkait, meninggalkan Spider Tanks dan komunitasnya tanpa dukungan.

Logo Spider Tanks
Tuduhan Gamedia Terhadap Gala Games
Kemitraan antara Gamedia dan Gala Games dimulai pada awal 2021 dengan janji pendanaan, promosi, dan dukungan penerbitan untuk Spider Tanks. Namun, Gamedia menjadi prihatin atas pergeseran prioritas dan komitmen yang tidak terpenuhi dari Gala.
Pengumuman Gala tentang token fork dan burn pada tahun 2023 semakin memperburuk hubungan, dengan Gamedia menuduh bahwa pemain Spider Tanks dibebani secara tidak adil dengan tanggung jawab keuangan tambahan.
Menanggapi dugaan salah kelola dan upaya Gala untuk mendapatkan keuntungan dari kekayaan intelektual Gamedia, Gamedia memutuskan untuk menarik diri dari investasi lebih lanjut dalam game tersebut. Gala Games dilaporkan menanggapi dengan tindakan hukum dan upaya untuk mengakuisisi IP Gamedia.
Implikasi yang Lebih Luas untuk Gala Games
Tuduhan Gamedia menyoroti pola perlakuan serupa terhadap mitra lain dan tim internal di dalam Gala Games. Laporan menunjukkan bahwa pengembang pihak ketiga lainnya juga menghadapi sengketa hukum dengan Gala, sementara tim internal seperti VOX dan Mirandus mengalami pemutusan hubungan kerja dan tuduhan tidak kooperatif.
Peristiwa terbaru, termasuk kepergian presiden blockchain Gala dan eksploitasi senilai $240 juta, menambah tantangan Gala Games. Masa depan platform game web3 tetap tidak pasti karena para pemangku kepentingan dan komunitas game menantikan perkembangan lebih lanjut.



