Pada tahun 2023, industri game mobile menyaksikan perkembangan signifikan dalam akuisisi pengguna, dengan pengembang aplikasi menghabiskan dana luar biasa sebesar $29 miliar untuk menarik pemain baru secara global. Menurut laporan terbaru AppsFlyer, "The State of Gaming App Marketing - 2024 Edition," Amerika Serikat memimpin investasi ini, menyumbang lebih dari 40% dari total pengeluaran.
Laporan ini, yang mengacu pada data anonim dari 15.000 aplikasi game, menawarkan wawasan berharga tentang tren pasar, termasuk perbedaan spesifik platform, strategi monetisasi yang berkembang, dan genre game paling populer berdasarkan pengeluaran iklan. Dalam artikel ini, kami menyajikan gambaran komprehensif tentang dinamika yang bergeser dalam game mobile, membimbing pengembang dan pemasar menuju strategi yang lebih efektif di tahun mendatang.

Pengeluaran Lebih dari $29 Miliar untuk Akuisisi Pengguna Game Mobile
Pengeluaran UA dan Tren Geografis
Sebanyak $29 miliar dialokasikan secara global untuk kampanye akuisisi pengguna (UA) pada tahun 2023, menandai tahun penting bagi pengembang aplikasi dan pemasar. Amerika Serikat muncul sebagai pasar paling kompetitif, dengan $12,2 miliar didedikasikan untuk akuisisi pengguna baru, yang merupakan lebih dari 40% dari pengeluaran UA global. Sebaliknya, Jepang dan Korea Selatan menyusul dengan masing-masing $3 miliar dan $1,5 miliar, menggarisbawahi dominasi AS dalam investasi UA.

Pengeluaran Iklan Berdasarkan Lokasi
Genre Game Teratas Berdasarkan Pengeluaran UA
Preferensi genre secara signifikan memengaruhi pola pengeluaran UA. Game mencocokkan (Match games) memimpin dengan pengeluaran $8,65 miliar secara global, yang mencakup sekitar 30% dari total pengeluaran UA. Ini diikuti oleh game strategi ($4,57 miliar), RPG ($3,84 miliar), game kasino ($2,72 miliar), dan judul simulasi ($2,03 miliar). Bersama-sama, genre-genre ini menyumbang seperempat dari total pengeluaran UA, menyoroti fokus strategis pengembang pada kategori game tertentu.

Pengeluaran Iklan Berdasarkan Genre
Wawasan Spesifik Platform: iOS vs. Android
Data AppsFlyer mengungkapkan konvergensi dalam tingkat Cost per Install (CPI) antara platform iOS dan Android. Meskipun iOS mempertahankan CPI yang lebih tinggi sekitar $6,80, Android mengalami kenaikan signifikan menjadi $2,17, mempersempit kesenjangan historis antara kedua platform. Pergeseran ini menunjukkan peningkatan efisiensi bagi pengembang yang menargetkan pengguna iOS di tengah penurunan biaya penempatan iklan.

Pengeluaran Iklan Berdasarkan Perangkat Mobile: Android vs iOS
Evolusi dalam Strategi Monetisasi
Laporan ini juga menyoroti evolusi strategi monetisasi dalam lanskap game mobile. Secara tradisional terpisah, game hyper-casual dan mid-core semakin mengadopsi model hybrid yang menggabungkan iklan dalam aplikasi (IAA) dengan pembelian dalam aplikasi (IAP). Pada tahun 2023, 43% game mengadopsi model hybrid, naik dari 36% pada tahun sebelumnya, mencerminkan tren yang berkembang menuju diversifikasi aliran pendapatan.

Iklan dalam Aplikasi (IAA) vs Pembelian dalam Aplikasi (IAP) vs Model Hybrid
Monetisasi Dini dan Keterlibatan Pemain
AppsFlyer menekankan pentingnya upaya monetisasi dini, mencatat bahwa sekitar 50% pembayar seumur hidup melakukan pembelian pertama mereka dalam tiga hari pertama bermain game. Hal ini menggarisbawahi signifikansi optimalisasi strategi keterlibatan pengguna dan konversi pada tahap awal penggunaan aplikasi.

Pembelian iOS vs Android
Kesimpulan
Singkatnya, lanskap akuisisi pengguna game mobile tahun 2023 menunjukkan pasar yang kuat dan berkembang yang ditandai dengan investasi signifikan dan strategi yang bergeser. Dana sebesar $29 miliar yang dihabiskan secara global, dengan AS mendominasi pengeluaran, menggarisbawahi sifat kompetitif industri ini. Wawasan dari laporan AppsFlyer menyoroti tren utama, termasuk penyempitan kesenjangan CPI antara iOS dan Android, meningkatnya prevalensi model monetisasi hybrid, dan dominasi game mencocokkan dalam pengeluaran iklan.
Seiring sektor game mobile terus beradaptasi, temuan ini membekali pengembang dan pemasar dengan pengetahuan penting untuk menavigasi kompleksitas akuisisi pengguna dan mendorong kesuksesan di masa depan. Untuk pemahaman yang lebih mendalam tentang tren ini dan implikasinya, laporan lengkap AppsFlyer menawarkan eksplorasi terperinci.
Sumber: venturebeat.com



