Pendapatan pembelian dalam aplikasi seluler global mencapai $167 miliar pada tahun 2025, menurut laporan State of Mobile 2026 dari Sensor Tower. Data menunjukkan bahwa ekonomi aplikasi seluler terus berkembang, meskipun momentum unduhan melambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Total unduhan global mencapai 149 miliar, rata-rata lebih dari 280.000 instalasi per menit, menggarisbawahi betapa sentralnya platform seluler dalam gaming, hiburan, produktivitas, dan layanan yang didukung web3.
Pengeluaran konsumen untuk pembelian dalam aplikasi meningkat 10,6% dari tahun ke tahun, sementara pertumbuhan unduhan aplikasi secara keseluruhan hanya naik sebesar 0,8%. Kesenjangan ini menyoroti pasar yang tidak lagi didorong terutama oleh skala, tetapi oleh seberapa efektif aplikasi mengubah perhatian menjadi pendapatan.
Penggunaan Seluler Terus Meningkat di Seluruh Dunia
Sensor Tower melaporkan bahwa total waktu yang dihabiskan di aplikasi seluler mencapai 5,3 triliun jam pada tahun 2025, sebuah peningkatan 3,8% dari tahun ke tahun. Seluler terus mendominasi perhatian konsumen dibandingkan dengan platform digital lainnya.
Rata-rata, pengguna menghabiskan 3,6 jam per hari di dalam aplikasi seluler dan berinteraksi dengan sekitar 34 aplikasi per bulan, kedua metrik ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bagi pengembang game dan game layanan langsung (live-service), penggunaan yang berkelanjutan ini penting, karena waktu sesi yang lebih lama sering kali berarti retensi yang lebih tinggi dan kinerja pembelian dalam aplikasi yang lebih kuat.
Data menunjukkan bahwa seluler tetap menjadi antarmuka default untuk hiburan, interaksi sosial, pembayaran, dan utilitas berbasis AI, memperkuat perannya sebagai saluran distribusi utama untuk game tradisional maupun aplikasi berbasis layanan yang lebih baru.
Pertumbuhan Pendapatan Bergeser dari Volume Unduhan
Salah satu kesimpulan utama laporan ini adalah bahwa pasar seluler telah memasuki apa yang digambarkan Sensor Tower sebagai fase monetisasi-pertama. Alih-alih mengejar angka instalasi mentah, penerbit terkemuka berfokus pada kedalaman keterlibatan, pengeluaran berulang, dan nilai pengguna jangka panjang.
Pertumbuhan pendapatan semakin didorong oleh seberapa banyak waktu yang dihabiskan pengguna di aplikasi daripada berapa banyak pengguna baru yang datang. Pergeseran ini mencerminkan tren yang terlihat di gaming konsol dan PC, di mana mekanisme layanan langsung (live-service), langganan, dan pembaruan konten berkelanjutan lebih penting daripada sekadar penjualan saat peluncuran.
Bagi pengembang seluler, perubahan ini memberikan penekanan lebih besar pada sistem retensi, operasi langsung (live operations), dan alur konten yang membuat pengguna tetap aktif selama berbulan-bulan, bukan hanya berhari-hari.
Aplikasi Non-Game Mengungguli Game Seluler dalam Pengeluaran
Untuk pertama kalinya, aplikasi non-game menghasilkan pendapatan seluler total lebih banyak daripada game pada tahun 2025. Meskipun game seluler tetap menjadi salah satu kategori terbesar berdasarkan keterlibatan, pertumbuhan pengeluaran kini dipimpin oleh alat AI generatif, platform sosial, layanan streaming video, dan aplikasi produktivitas.
Ini mencerminkan bagaimana ekonomi seluler meluas melampaui siklus gaming tradisional ke gaya hidup digital yang lebih luas. Pengguna semakin bersedia membayar untuk asisten AI, perangkat lunak kreatif, dan media berbasis langganan di samping pembelian game mereka yang biasa.
Hasilnya adalah ekonomi perhatian yang lebih kompetitif di mana game bukan lagi satu-satunya pendorong utama pendapatan pembelian dalam aplikasi, meskipun game terus mendominasi penggunaan di banyak wilayah.
AI Generatif Memperluas Ekosistem Seluler
Sensor Tower juga menunjuk AI generatif sebagai kekuatan penentu dalam pertumbuhan seluler tahun 2025. Asisten bertenaga AI, alat gambar, dan aplikasi penulisan berkembang pesat, menambahkan kasus penggunaan baru ke ekosistem seluler dan menciptakan jalur monetisasi baru.
Alat-alat ini mendapat manfaat dari mekanisme keterlibatan yang sama yang menggerakkan game yang sukses, termasuk siklus penggunaan harian, langganan, dan peningkatan premium. Seiring AI terus berpadu dengan layanan gaming, produktivitas, dan web3, seluler diposisikan sebagai lapisan akses utama untuk pengalaman AI yang berorientasi konsumen.
Bagi penerbit, fitur-fitur yang didorong AI menjadi tuas lain untuk meningkatkan durasi sesi dan nilai seumur hidup di produk game maupun non-game.
Strategi Regional Masih Membentuk Kinerja
Meskipun jangkauan platform seluler global, Sensor Tower menekankan bahwa kondisi pasar lokal tetap penting. Regulasi, tarif, aturan platform, dan perilaku pengeluaran regional semuanya membentuk bagaimana aplikasi berkinerja di berbagai wilayah.
Meskipun tren global dalam monetisasi dan keterlibatan menyatu, eksekusi masih bergantung pada pemahaman kebiasaan pemain regional, preferensi pembayaran, dan ekspektasi konten. Bagi pengembang game seluler dan penerbit aplikasi, kesuksesan semakin datang dari menyeimbangkan skala global dengan strategi yang dilokalkan.
Apa yang Diisyaratkan Data untuk Gaming dan Aplikasi Seluler
Angka tahun 2025 menunjukkan bahwa seluler sedang bertransisi dari fase pertumbuhan apa pun biayanya menuju siklus optimasi yang lebih matang. Pertumbuhan unduhan melambat, tetapi pengeluaran dan keterlibatan terus meningkat.
Khusus untuk gaming, ini berarti fokus yang lebih kuat pada desain layanan langsung (live-service), retensi pemain, dan sistem progresi yang bermakna daripada sekadar akuisisi instalasi. Seiring AI, streaming, produktivitas, dan integrasi gaya web3 terus berkembang, peran seluler dalam ekonomi digital yang lebih luas tampaknya akan tetap sentral.
Berapa pendapatan pembelian dalam aplikasi seluler global pada tahun 2025?
Pendapatan pembelian dalam aplikasi seluler global mencapai $167 miliar pada tahun 2025, menurut laporan State of Mobile 2026 dari Sensor Tower.
Berapa banyak aplikasi yang diunduh di seluruh dunia pada tahun 2025?
Total unduhan global mencapai 149 miliar, rata-rata lebih dari 280.000 unduhan per menit di seluruh toko aplikasi.
Berapa banyak waktu yang dihabiskan pengguna untuk aplikasi seluler per hari?
Pengguna menghabiskan rata-rata 3,6 jam per hari menggunakan aplikasi seluler dan berinteraksi dengan sekitar 34 aplikasi per bulan.
Apakah game seluler masih menjadi kategori pendapatan teratas?
Pada tahun 2025, aplikasi non-game melampaui game dalam total pendapatan seluler untuk pertama kalinya, didorong oleh AI generatif, media sosial, streaming, dan aplikasi produktivitas.
Apa yang mendorong pertumbuhan monetisasi seluler saat ini?
Pertumbuhan semakin didorong oleh perhatian dan keterlibatan pengguna, bukan hanya volume unduhan, menandai pergeseran menuju pasar seluler yang mengutamakan monetisasi.
Bagaimana AI memengaruhi pasar aplikasi seluler?
Aplikasi AI generatif berkembang pesat pada tahun 2025, meningkatkan keterlibatan dan memperkenalkan model langganan dan pembelian dalam aplikasi baru di seluruh platform seluler.
Mengapa pasar regional masih penting dalam seluler?
Regulasi, tarif, aturan platform, dan perilaku konsumen berbeda di setiap wilayah, yang berarti strategi lokal tetap penting bahkan dalam ekonomi seluler global.




