Supercell telah membuka diri mengenai faktor-faktor yang menyebabkan peluncuran global Squad Busters, game live pertama dari studio yang akhirnya ditutup. Dalam posting blog baru-baru ini, CEO Ilkka Paananen dan pemimpin game Eino Joas merinci tekanan internal, ekspektasi, dan keputusan pengembangan yang membentuk rilis game dan kinerja akhirnya.
Menurut Paananen, meluncurkan game mobile baru menjadi semakin menantang. Setelah jeda lima setengah tahun menyusul kesuksesan besar terakhir mereka, Brawl Stars, Supercell memutuskan untuk merilis Squad Busters pada tahun 2024. Studio telah mengembangkan game tersebut selama beberapa tahun, dengan tujuan menyeimbangkan kemudahan akses dengan gameplay strategis yang akan menarik bagi audiens yang luas.
Tantangan Pengembangan dan Uji Beta
Pengembangan Squad Busters dimulai pada tahun 2020. Fokus awal adalah pada gameplay inti, dengan beta tertutup yang melibatkan 5.000 pemain diluncurkan pada Februari 2023. Metrik awal menunjukkan tingkat retensi Hari ke-7 sebesar 29%, jauh di bawah target internal Supercell. Sebagai respons, tim memperkenalkan fitur tambahan yang memberikan kontrol lebih kepada pemain, termasuk boost, kemampuan, dan event peta, serta melakukan beta kedua pada Mei 2023 dengan lebih dari 140.000 peserta. Tingkat retensi meningkat, dengan Hari ke-1 sebesar 61%, Hari ke-3 sebesar 44%, dan Hari ke-7 sebesar 38%. Game ini juga menerima umpan balik yang umumnya positif dari pembuat konten yang berpartisipasi dalam Program Kreator, serta dari Apple dan Google.
Meskipun ada peningkatan ini, tim merasa tertekan untuk bergerak menuju peluncuran penuh. Joas mencatat bahwa tim pengembangan merasakan selera risiko perusahaan terbatas dan ingin mendorong keputusan yang lebih berani, meskipun ia menekankan bahwa tekanan ini tidak berasal dari kepemimpinan.
Rilis Global dan Keterlibatan Pemain
Setelah peluncuran global, Squad Busters mencapai 40 juta pra-registrasi dan 75 juta instalasi. Namun, retensi setelah instalasi awal lebih rendah dari yang diharapkan. Studio bertujuan untuk menciptakan game yang intuitif dan dapat diakses oleh berbagai pemain, tetapi Joas mengakui adanya kesenjangan antara niat tim dan pengalaman pemain. Banyak pemain tidak menemukan keterlibatan atau kedalaman yang mereka cari, yang berkontribusi pada penurunan pengguna aktif game tersebut.
Paananen merefleksikan bahwa peluncuran soft selama satu bulan tidak memberikan waktu yang cukup untuk sepenuhnya menguji meta game atau retensi dan monetisasi jangka panjang di luar Hari ke-7. Hal ini, dikombinasikan dengan keputusan untuk meningkatkan skala game dan pemasaran sebelum faktor-faktor ini divalidasi, berkontribusi pada masalah kinerjanya.
Pelajaran untuk Pengembangan Game Mobile di Masa Depan
Supercell membingkai pengalaman Squad Busters sebagai kesempatan belajar. Studio mencatat bahwa bahkan uji beta skala besar mungkin tidak dapat memprediksi bagaimana sebuah game berkinerja secara global. Periode pengujian yang lebih lama dan beta ketiga mungkin telah menyoroti masalah keterlibatan dan retensi lebih awal. Selain itu, Paananen menekankan bahwa kampanye pemasaran besar paling efektif setelah visi produk dan pengalaman pemain telah sepenuhnya divalidasi.
Refleksi perusahaan menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pengembang game mobile, terutama dalam menyeimbangkan kemudahan akses, retensi pemain, dan monetisasi. Mereka juga menunjukkan bagaimana tekanan internal untuk mengambil risiko dapat memengaruhi strategi rilis, terkadang dengan konsekuensi yang tidak diinginkan.
Sumber: PocketGamer
Pastikan untuk memeriksa artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026
Game First-Person Shooter Terbaik Tahun 2026
Game Indie PlayStation Terbaik Tahun 2026
Game Multiplayer Terbaik Tahun 2026
Game Paling Dinanti Tahun 2026
Rilis Game Teratas untuk Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Squad Busters?
Squad Busters adalah game mobile yang dikembangkan oleh Supercell, bertujuan untuk menggabungkan kontrol yang mudah diakses dengan gameplay strategis. Ini adalah game live pertama dari studio yang ditutup.
Mengapa Supercell meluncurkan Squad Busters secara global?
Supercell meluncurkan game ini di tengah tekanan internal untuk mengambil risiko dan merilis judul baru, meskipun metrik retensi dari uji beta menunjukkan potensi masalah.
Apa masalah utama dengan Squad Busters?
Game ini berjuang dengan retensi pemain jangka panjang. Meskipun uji beta awal menunjukkan hasil yang menjanjikan, audiens global tidak terlibat seperti yang diharapkan, mengungkapkan kesenjangan antara ekspektasi pemain dan desain game.
Berapa lama Squad Busters dalam beta?
Game ini memiliki dua periode beta utama: yang pertama pada Februari 2023 dengan 5.000 pemain dan yang kedua pada Mei 2023 dengan lebih dari 140.000 pemain.
Pelajaran apa yang dipetik Supercell dari rilisnya?
Supercell menyimpulkan bahwa uji beta yang lebih lama dan skala lebih besar sangat penting, bahwa metrik retensi dari beta mungkin tidak memprediksi kinerja global, dan bahwa kampanye pemasaran harus mengikuti validasi penuh visi produk.
Apakah Supercell akan mengubah pendekatannya terhadap peluncuran game di masa depan?
Studio mengindikasikan bahwa wawasan dari Squad Busters akan memengaruhi pengembangan dan strategi peluncuran di masa depan, menekankan pengujian yang diperpanjang, validasi yang cermat, dan pengambilan risiko yang terukur.




