Industri game Tiongkok mengalami pertumbuhan yang stabil di paruh pertama tahun 2025, dengan total pendapatan mencapai ¥168 miliar ($23,4 miliar), peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 14,08%. Angka-angka tersebut dipresentasikan oleh badan negara yang bertanggung jawab atas pengawasan video game selama China Joy 2025, salah satu acara industri game paling signifikan di negara tersebut. Data tersebut mencerminkan ekspansi yang berkelanjutan di berbagai platform dan wilayah game, baik di dalam maupun di luar Tiongkok.

Pasar Game Tiongkok Capai $23 Miliar
Game Seluler Mendorong Pertumbuhan Pasar Domestik
Mobile gaming tetap menjadi sumber pendapatan utama di pasar domestik Tiongkok, menghasilkan ¥125,3 miliar ($17,4 miliar) selama enam bulan pertama tahun ini. Ini mewakili peningkatan sebesar 16,5% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024. Game MOBA (multiplayer online battle arena) berkontribusi besar pada segmen ini, dengan judul-judul populer seperti Honor of Kings dan League of Legends: Wild Rift menyumbang 20,4% dari total pendapatan game mobile. Judul-judul ini terus mempertahankan basis pengguna yang kuat, mendapat manfaat dari komunitas pemain yang mapan dan pembaruan konten dalam game yang konsisten.
WeChat Mini-Games juga berkontribusi signifikan terhadap kinerja industri. Pendapatan dari game berbasis mini-program ini mencapai ¥23,3 miliar ($3,2 miliar), mencerminkan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 40,2%. Integrasi mereka ke dalam platform WeChat, dikombinasikan dengan kemudahan akses dan konektivitas sosial, terus mendukung keterlibatan pengguna dan monetisasi.
Console gaming, meskipun masih menjadi bagian yang lebih kecil dari pasar secara keseluruhan, mengalami pertumbuhan yang patut diperhatikan. Pendapatan dari penjualan game konsol mencapai ¥1,03 miliar ($139 juta), menandai peningkatan sebesar 29,78% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Ini menunjukkan minat yang berkembang dalam pengalaman bermain game berbasis konsol, yang berpotensi didorong oleh ketersediaan yang lebih luas dan meningkatnya minat konsumen pada konten premium.

Pasar Game Tiongkok Capai $23 Miliar
Ekspansi Pemain dan Kinerja Pasar
Jumlah total pemain video game di Tiongkok mencapai 679 juta di paruh pertama tahun 2025, mencerminkan peningkatan moderat sebesar 0,72% dari tahun ke tahun. Meskipun pertumbuhan jumlah pemain terbatas, peningkatan pengeluaran secara keseluruhan menunjukkan peningkatan keterlibatan di antara pengguna yang ada.
Pengembang game Tiongkok juga memperluas kehadiran mereka di pasar luar negeri. Pendapatan dari penjualan internasional mencapai $9,5 miliar di paruh pertama tahun ini, naik 11,07% dari tahun sebelumnya. Amerika Serikat tetap menjadi pasar asing terpenting, menyumbang 31,96% dari pendapatan luar negeri. Jepang menyusul dengan 16,2%, sementara Korea Selatan berkontribusi 7,47%. Angka-angka ini menunjukkan permintaan yang stabil untuk game yang dikembangkan di Tiongkok di wilayah game yang sudah mapan.

Pasar Game Tiongkok Capai $23 Miliar
Pengembangan Industri dan Prospek Berkelanjutan
Hasil pertengahan tahun menunjukkan tren kenaikan yang stabil di industri game Tiongkok, didukung oleh kombinasi pertumbuhan domestik dan pendapatan internasional. Platform seluler terus mendominasi pasar, sementara console gaming menunjukkan tanda-tanda ekspansi. Minat yang berkembang pada ekosistem digital seperti WeChat Mini-Games semakin mengilustrasikan preferensi gamer Tiongkok yang terus berkembang.
Pengamat industri akan terus memantau perkembangan di berbagai sektor, termasuk potensi pembaruan peraturan, teknologi yang muncul seperti integrasi web3, dan pergeseran dalam dinamika pasar global. Kinerja sektor game di paruh pertama tahun 2025 memposisikannya untuk analisis lebih lanjut seiring perusahaan menyesuaikan strategi untuk sisa tahun ini.



