Industri blockchain telah berubah secara signifikan selama beberapa tahun terakhir. Apa yang dulunya dianggap sebagai teknologi bawah tanah yang khusus, kini dianggap sebagai alat yang siap untuk perusahaan. Namun, terlepas dari evolusi ini, blockchain tetap menjadi topik yang sering disalahpahami. Avalanche, melalui inisiatif E1evate-nya, telah memperkenalkan sumber daya baru yang dirancang untuk mengatasi kesenjangan ini: "Panduan Pemula untuk Pengembangan Blockchain." Panduan ini dimaksudkan untuk memberikan pengantar yang jelas, terstruktur, dan praktis tentang teknologi dan pengembangan blockchain kepada para developer dan manajer proyek.
Apa itu Avalanche?
Avalancheadalah salah satu platform smart contract tercepat dan paling andal di dunia. Protokol konsensus revolusioner dan L1 baru memungkinkan developer web3 untuk dengan mudah meluncurkan solusi yang sangat skalabel. Deploy di EVM, atau gunakan VM kustom Anda sendiri. Bangun apa pun yang Anda inginkan, dengan cara apa pun yang Anda inginkan, di blockchain ramah lingkungan yang dirancang untuk developer web3.
Dari Memahami Blockchain hingga Membangun
Panduan ini dibuka dengan menjelaskan prinsip-prinsip dasar di balik teknologi blockchain. Ini berfokus tidak hanya pada cara kerja blockchain tetapi juga pada mengapa itu penting. Daripada menyajikan blockchain sebagai alat keuangan spekulatif, Avalanche membingkainya sebagai fondasi yang aman dan dapat disesuaikan untuk membangun aplikasi terdesentralisasi.
Pembaca diperkenalkan pada konsep smart contract, mekanisme konsensus, validasi transaksi, dan terminologi penting seperti gas fees, perbedaan antara testnet dan mainnet, dan perbedaan antara operasi on-chain dan off-chain. Semua definisi dan penjelasan disajikan dengan cara yang lugas yang mengutamakan kejelasan daripada kompleksitas, membuatnya dapat diakses oleh developer yang baru di bidang ini.

Panduan Pemula Avalanche untuk Pengembangan Blockchain
Menghilangkan Mitos Blockchain Umum
Salah satu bagian penting dari panduan ini didedikasikan untuk mengatasi dan mengoreksi kesalahpahaman yang meluas tentang teknologi blockchain. Ini menjelaskan bahwa blockchain tidak boleh disamakan dengan cryptocurrency, dan ini menentang keyakinan bahwa pengembangan blockchain tidak dapat diakses oleh mereka yang tidak memiliki latar belakang teknis yang tinggi.
Panduan ini juga mengakui kerentanan keamanan yang dapat muncul dari smart contract yang dibangun dengan buruk dan membahas bagaimana desentralisasi bukanlah karakteristik universal di semua platform blockchain. Melalui pendekatan ini, Avalanche bertujuan untuk memberikan pemahaman yang seimbang dan realistis tentang lingkungan blockchain.

Panduan Pemula Avalanche untuk Pengembangan Blockchain
Arsitektur Berfokus Developer Avalanche
Arsitektur multi-chain unik Avalanche adalah fokus lain dari panduan ini. Ini menjelaskan bagaimana Avalanche beroperasi melalui tiga chain utama: C-Chain, yang dirancang untuk smart contract; P-Chain, yang bertanggung jawab untuk manajemen validator; dan jaringan fleksibel dari Layer 1 chain kustom. Developer yang menggunakan Avalanche tidak terbatas pada penerapan aplikasi pada satu blockchain bersama.
Sebaliknya, mereka memiliki opsi untuk meluncurkan Layer 1 chain mereka sendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan tertentu. Dengan upgrade Avalanche9000, developer juga dapat memanfaatkan Avalanche Interchain Messaging untuk memungkinkan komunikasi antar chain kustom ini, sambil tetap mengakses likuiditas bersama melalui C-Chain. Struktur ini menawarkan tingkat fleksibilitas dan interoperabilitas yang dimaksudkan untuk mendukung berbagai proyek pengembangan, dari tim kecil hingga perusahaan besar.

Upgrade Avalanche9000
Membangun Keterampilan dan Bergabung dengan Komunitas
Panduan ini juga menguraikan keterampilan dan alat utama yang diperlukan untuk mengembangkan di Avalanche. Developer didorong untuk menjadi mahir dalam Solidity, yang digunakan pada C-Chain yang kompatibel dengan EVM Avalanche, dan untuk membiasakan diri dengan lingkungan pengembangan seperti Remix, Hardhat, Truffle, dan Foundry. Untuk integrasi frontend, panduan ini mengarahkan developer untuk menggunakan library seperti Web3.js dan Ethers.js, bersama dengan teknik manajemen state untuk aplikasi terdesentralisasi. Ini juga menyoroti praktik terbaik yang penting, seperti mengoptimalkan penggunaan gas dan mengamankan interaksi dompet.
Selain keterampilan teknis, panduan ini menekankan pentingnya keterlibatan komunitas. Avalanche menekankan bahwa pengembangan blockchain adalah proses kolaboratif yang berkembang pesat dengan kontribusi open-source, meetup, hackathon, dan partisipasi aktif dalam forum komunitas. Keberhasilan di ruang blockchain seringkali sangat bergantung pada koneksi dengan developer dan pengguna lain seperti halnya pada kemampuan teknis. Dengan bergabung dengan komunitas Avalanche, developer dapat menemukan kolaborator, penguji, kritikus, dan pengguna awal untuk proyek mereka.

Avalanche Membagikan Panduan Pemula untuk Blockchain
Kesempatan untuk Mulai Membangun
"Panduan Pemula untuk Pengembangan Blockchain" disajikan sebagai titik awal praktis bagi siapa pun yang tertarik untuk membangun di Avalanche. Ini dirancang agar mudah diakses dan informatif tanpa kompleksitas yang tidak perlu. Baik tujuan pembaca adalah untuk mengembangkan aplikasi decentralized finance (DeFi), membuat blockchain Layer 1 baru, atau hanya mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang teknologi blockchain, panduan ini memberikan jalur yang jelas dan realistis ke depan.
Saat Avalanche terus memperluas kemungkinan dalam web3, panduan ini mengundang developer baru untuk mengambil langkah pertama mereka ke dalam ekosistem dengan fondasi pengetahuan dan dukungan komunitas yang kuat. Mereka yang tertarik untuk memulai perjalanan mereka dapat membaca "Panduan Pemula untuk Pengembangan Blockchain" untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara membangun di Avalanche dan berkontribusi pada lanskap web3 yang berkembang.
Sumber: Blog Avalanche



