Nike Sells RTFKT in Shift Away From NFTs.png

Nike Jual RTFKT, Bergeser dari NFT

Nike mengonfirmasi penjualan RTFKT, menandai langkah menjauh dari proyek NFT. Ini mencerminkan fokus baru perusahaan pada bisnis inti olahraga dan pakaiannya.

Larc

Larc

Diperbarui Jan 13, 2026

Nike Sells RTFKT in Shift Away From NFTs.png

Nike telah mengonfirmasi bahwa mereka telah menjual RTFKT, studio koleksi digital yang dibelinya pada puncak ledakan NFT. Konfirmasi tersebut dibuat pada 7 Januari 2026, dengan Nike menyatakan bahwa RTFKT pindah ke pemilik baru pada 17 Desember. Langkah ini menunjukkan Nike terus menjauh dari proyek-proyek yang berfokus pada blockchain dan NFT karena lebih memusatkan perhatian pada bisnis olahraga dan pakaian utamanya.

Apa yang Nike Bagikan Mengenai Penjualan Tersebut

Nike menggambarkan penjualan tersebut sebagai transfer kepemilikan yang telah selesai tetapi hanya membagikan detail yang sangat terbatas. Perusahaan mengonfirmasi tanggal transisi tetapi tidak menyebutkan nama pembeli atau menjelaskan berapa nilai kesepakatan tersebut. Nike mengatakan tetap fokus pada inovasi di seluruh produk fisik dan digital, meskipun mengurangi keterlibatannya dalam bisnis terkait NFT.

Peran RTFKT Selama Ledakan NFT

RTFKT menjadi terkenal selama lonjakan minat terhadap NFT dengan merilis item digital terbatas dan membangun komunitas online yang kuat. Ketika Nike mengakuisisi studio tersebut pada tahun 2021, hal itu dilihat sebagai langkah besar oleh merek global ke dalam koleksi digital dan barang virtual. Karya studio tersebut sering terhubung dengan sistem bergaya gaming seperti kepemilikan digital, progresi, dan akses komunitas.

Mengapa Waktu Ini Penting bagi Nike

Penjualan RTFKT sesuai dengan perombakan besar di Nike yang telah berlangsung sejak akhir 2024. Perusahaan telah menjelaskan tujuannya untuk kembali fokus pada olahraga, alas kaki, dan kemitraan ritel. Pergeseran ini terjadi pada saat beberapa bagian bisnis Nike mengalami kesulitan, termasuk penurunan tajam pendapatan di Converse. Meskipun Nike melaporkan sedikit pertumbuhan keseluruhan, tekanan investor tetap ada, dan perusahaan menggambarkan pemulihannya sebagai proses yang berkelanjutan.

Masalah Hukum di Balik Layar

Penutupan RTFKT juga menyebabkan tantangan hukum. Pada tahun 2025, Nike digugat oleh pembeli NFT bermerek Nike yang mengklaim mereka disesatkan setelah proyek tersebut ditutup. Kasus ini menyoroti bagaimana proyek NFT dapat menciptakan masalah jangka panjang bahkan setelah perusahaan keluar dari ruang tersebut. Untuk pasar web3 dan gaming yang lebih luas, ini berfungsi sebagai contoh peringatan tentang risiko yang terlibat dalam peluncuran aset digital.

Pemikiran Akhir

Dengan perubahan kepemilikan yang kini dikonfirmasi, RTFKT tidak lagi menjadi bagian dari bisnis Nike. Babak selanjutnya studio tersebut akan bergantung pada pemilik barunya, sementara Nike terus mempersempit fokusnya pada produk intinya. Untuk ruang koleksi digital dan gaming-adjacent, penjualan ini mencerminkan seberapa cepat strategi seputar NFT telah berubah dan bagaimana merek-merek besar menyesuaikan diri setelah hype memudar.

Laporan

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026