Newzoo Reports Steam Users Favor PvE Over PvP

Newzoo: Pengguna Steam Lebih Suka PvE daripada PvP

Laporan Newzoo 2025 menunjukkan tren peningkatan pengguna Steam yang memilih game PvE nonkompetitif daripada game kompetitif, melampaui pemain PlayStation dan Xbox.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Newzoo Reports Steam Users Favor PvE Over PvP

Laporan baru dari firma riset pasar Newzoo menyoroti tren yang berkembang dalam industri game: pemain PC yang menggunakan Steam lebih cenderung terlibat dengan game player-versus-environment (PvE) non-kompetitif daripada pengguna konsol. Berdasarkan data telemetri yang dikumpulkan dari lebih dari satu juta pemain, laporan tersebut mengungkapkan bahwa 58% dari game yang dimainkan oleh pengguna Steam pada tahun 2024 sepenuhnya non-kompetitif. Angka ini dibandingkan dengan 42% di PlayStation dan 41% di Xbox.

Pengguna Steam Lebih Menyukai PvE

Data tersebut mencerminkan pergeseran perilaku pemain yang sedang berlangsung di platform PC, dengan preferensi PvE menunjukkan pertumbuhan tahunan yang konsisten. Pada tahun 2021, pangsa game non-kompetitif yang dimainkan oleh pengguna Steam adalah 47%, menunjukkan peningkatan minat yang stabil selama beberapa tahun terakhir. Temuan ini menunjukkan bahwa audiens Steam semakin tertarik pada game yang menekankan kerja sama, eksplorasi, atau pengalaman pemain tunggal daripada permainan kompetitif.

Newzoo Reports Steam Users Favor PvE Over PvP

Steam Semakin Ramah PvE

Popularitas PvE Terkait dengan Variasi Game

Newzoo mengaitkan pergeseran ini sebagian dengan meningkatnya popularitas game berorientasi sosial yang memprioritaskan gameplay kooperatif. Meskipun istilah "berfokus pada sosial" mungkin luas, tampaknya akurat mengingat kesuksesan baru-baru ini dari judul-judul seperti Helldivers 2, Lethal Company, dan Schedule 1, yang semuanya menampilkan mekanisme PvE yang menonjol dan kolaborasi multipemain. Game-game ini telah menarik perhatian pemain yang mencari alternatif untuk lingkungan kompetitif yang umum dalam game tembak-menembak atau arena pertempuran.

Faktor lain yang berkontribusi adalah sifat platform Steam itu sendiri. Dengan hambatan masuk yang lebih rendah untuk pengembang, Steam menampung variasi game indie yang lebih luas, banyak di antaranya adalah proyek berskala kecil yang mendukung desain PvE karena kendala teknis dan anggaran. Sebaliknya, platform konsol seringkali memprioritaskan judul-judul yang lebih besar dan lebih didorong secara komersial, yang cenderung menekankan gameplay kompetitif untuk menarik audiens yang lebih luas.

Metodologi dan Batasan Data

Meskipun laporan ini menawarkan wawasan yang berguna tentang preferensi pemain, penting untuk mempertimbangkan batasan data. Metodologi ini didasarkan pada jumlah game yang telah dimainkan pengguna setidaknya selama dua jam, bukan pada total waktu bermain. Ini berarti seorang pemain bisa menghabiskan lebih banyak waktu dalam game kompetitif, meskipun mereka memainkan lebih banyak judul PvE. Selain itu, data tidak membedakan antara game PvE pemain tunggal dan multipemain, yang dapat menyebabkan beberapa tumpang tindih dalam interpretasi.

Batasan lain adalah cakupan geografis penelitian. Panel Newzoo tidak menyertakan data dari Tiongkok atau India, dua pasar game terbesar secara global. Akibatnya, laporan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan tren game di seluruh dunia, dan preferensi yang diidentifikasi mungkin lebih mewakili pasar Barat dan pengguna PC yang memiliki akses ke Steam.

Pemain Sering Lebih Cenderung Menyukai PvE

Laporan ini juga mengidentifikasi korelasi antara berapa banyak game yang dimainkan pemain setiap tahun dan preferensi mereka untuk judul PvE. Di ketiga platform, pengguna yang memainkan lebih banyak game berbeda per tahun lebih cenderung menyukai konten non-kompetitif. Namun, tren ini lebih jelas di Steam. Newzoo menggambarkan ini sebagai "efek hoki", di mana kemungkinan menyukai game PvE meningkat tajam setelah seorang pemain terlibat dengan lebih dari satu game per tahun.

Perilaku ini mungkin mencerminkan minat para gamer PC yang lebih berdedikasi, yang sering menjelajahi berbagai judul dan genre. Sementara game kompetitif cenderung mendominasi di antara pengguna kasual atau mereka yang hanya memainkan beberapa judul, game PvE tampaknya menarik pemain yang lebih sering yang menginvestasikan waktu dalam mempelajari mekanisme game, membangun komunitas, dan berkontribusi pada sumber daya online seperti wiki dan forum.

Newzoo Reports Steam Users Favor PvE Over PvP

Pemain Lebih Menyukai PvE

Implikasi Lebih Luas untuk Industri Game

Temuan Newzoo selaras dengan pergeseran yang lebih luas dalam industri, di mana keterlibatan pemain tidak lagi hanya berpusat pada kinerja kompetitif. Meskipun game multipemain kompetitif tetap menjadi kekuatan dominan, meningkatnya popularitas konten PvE menunjukkan diversifikasi dalam pengalaman bermain game. Ini sangat relevan bagi pengembang dan penerbit yang ingin memenuhi preferensi yang berkembang dari audiens game PC.

Selain itu, daya tarik yang meningkat dari game kooperatif dan berbasis narasi dapat memengaruhi bagaimana studio mengalokasikan sumber daya, terutama di sektor indie. Ekosistem Steam terus mendukung format eksperimental dan non-tradisional, mendorong variasi desain game yang lebih luas yang memprioritaskan eksplorasi, kolaborasi, dan kreativitas pengguna daripada kompetisi.

Meskipun data tidak komprehensif untuk pasar global dan mungkin mengandung beberapa ambiguitas klasifikasi, ini memberikan indikasi kuat tentang peran yang semakin besar yang dimainkan game PvE dalam komunitas Steam. Seiring platform terus berkembang dan preferensi pengguna bergeser, game non-kompetitif kemungkinan akan tetap menjadi area minat utama bagi pemain PC.

Laporan, Edukasi

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026