Netflix Sells Spry Fox Back to Founders

Netflix Jual Spry Fox Kembali ke Pendiri

Netflix mengembalikan Spry Fox kepada pendirinya seiring fokus ulang strategi gim. Spirit Crossing terus dikembangkan untuk publikasi di seluler dan platform lain.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Netflix Sells Spry Fox Back to Founders

Netflix telah mengumumkan bahwa studio game yang berbasis di Seattle, Spry Fox, akan kembali menjadi milik independen di bawah para pendirinya, David Edery dan Daniel Cook. Studio tersebut, yang diakuisisi Netflix pada tahun 2022, telah mengerjakan game massively multiplayer online Spirit Crossing. Dengan spin-off ini, Spry Fox akan mendapatkan kembali kendali penuh atas operasinya sementara Netflix akan terus menerbitkan Spirit Crossing di platform mobile. Studio ini juga akan bebas untuk memperluas game ke platform lain.

Edery mengomentari transisi tersebut, menyatakan bahwa langkah ini memungkinkan Spirit Crossing untuk menjangkau lebih banyak pemain di berbagai platform, sejalan dengan misi game untuk menghubungkan orang dan menginspirasi interaksi positif. Netflix belum memberikan komentar publik mengenai keputusannya untuk menjual kembali studio tersebut kepada para pendirinya.

Perubahan dalam Strategi Gaming Netflix

Penjualan Spry Fox mengikuti pergeseran yang lebih luas dalam pendekatan Netflix terhadap pengembangan game internal. Pada tahun 2024, perusahaan menutup Team Blue, sebuah studio yang berbasis di California yang terdiri dari para veteran industri dari Halo, Call of Duty, dan God of War. Penutupan Team Blue, seperti spin-off Spry Fox, mencerminkan perubahan dalam prioritas internal Netflix, karena beberapa proyek tidak lagi sesuai dengan fokus gaming perusahaan yang disesuaikan.

Meskipun Netflix telah mengurangi pengembangan game internalnya, perusahaan terus berinvestasi secara selektif dalam gaming, berfokus pada kemitraan dan penerbitan daripada memperluas studio internal berskala besar. Pengamat industri mencatat bahwa strategi ini memungkinkan Netflix untuk mempertahankan kehadiran di pasar game tanpa berkomitmen pada pengembangan internal berskala penuh dan beranggaran tinggi.

Masa Depan Spirit Crossing

Meskipun meninggalkan sistem studio internal Netflix, Spry Fox tetap sepenuhnya berkomitmen pada Spirit Crossing. Game ini diharapkan akan terus dikembangkan di bawah arahan studio, dengan Netflix bertindak sebagai penerbit di mobile. Spry Fox kini memiliki kesempatan untuk mencari platform tambahan untuk game tersebut, yang berpotensi memperluas jangkauannya. Kemitraan ini mencerminkan pendekatan hibrida di mana studio independen mempertahankan kontrol kreatif sambil memanfaatkan penerbit yang lebih besar untuk distribusi.

Implikasi untuk Web3 dan Kemitraan Gaming

Transisi Spry Fox menyoroti tren kemitraan yang berkembang antara studio independen dan platform hiburan besar, termasuk inisiatif gaming berbasis web3 dan blockchain. Dengan berfokus pada perjanjian penerbitan daripada pengembangan internal, perusahaan seperti Netflix dapat mendukung proyek tanpa biaya overhead yang besar sambil memberikan fleksibilitas kepada studio untuk mengeksplorasi fitur web3 dan rilis lintas platform.

Sumber: Game File

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Mengapa Netflix menjual Spry Fox kembali kepada para pendirinya?
Keputusan Netflix mencerminkan penyesuaian yang lebih luas dalam strategi gamingnya, memprioritaskan kemitraan dan penerbitan selektif daripada pengembangan internal berskala besar. Proyek Spry Fox tidak lagi sepenuhnya selaras dengan prioritas internal Netflix.

Apakah Spirit Crossing masih akan dirilis di Netflix?
Ya, Netflix akan terus menerbitkan Spirit Crossing di platform mobile. Spry Fox juga dapat memperluas game tersebut ke platform tambahan secara independen.

Apakah Spry Fox akan ditutup?
Tidak, studio tersebut kembali menjadi milik independen dan akan melanjutkan operasinya. Hanya Team Blue, studio Netflix lainnya, yang sepenuhnya ditutup pada tahun 2024.

Apa artinya ini bagi gaming web3 atau blockchain?
Langkah ini menunjukkan tren di mana studio independen memiliki fleksibilitas untuk mengeksplorasi web3 dan fitur gaming modern lainnya sambil tetap bermitra dengan penerbit yang lebih besar untuk distribusi.

Siapa saja pendiri Spry Fox?
David Edery dan Daniel Cook mendirikan Spry Fox pada tahun 2010 dan kini kembali memegang kepemilikan penuh atas studio tersebut.

Investasi

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026