Mighty Bear Games secara resmi akan menutup game battle royale web3 mereka, Mighty Action Heroes, pada tanggal 22 Juli. Langkah ini menandai pergeseran fokus utama bagi studio yang berbasis di Singapura ini, yang kini mencurahkan seluruh energinya untuk GOAT Gaming – sebuah mini-app berbasis Telegram yang dengan cepat menjadi kesuksesan terbesarnya sejauh ini.
Perubahan ini berarti berakhirnya game multiplayer real-time pertama Mighty Bear, namun juga menandakan di mana studio melihat potensi terbesar ke depannya: game pendek dan sosial yang didukung oleh AI dan dimainkan langsung di dalam aplikasi perpesanan.

Mighty Action Heroes Shutting Down
Dari Web3 Royale ke Mini-Game Telegram
Mighty Action Heroes diluncurkan pada akhir tahun 2023 sebagai game shooter cepat yang mendukung web3 dengan pertandingan battle royale berdurasi tiga menit dan sistem perlengkapan berbasis keahlian. Pemain dapat mengumpulkan hero NFT, melengkapi item yang dibuat, dan bertarung secara real-time di jaringan Polygon.
Meskipun ada beberapa konten tambahan dan acara musiman, tim menghadapi masalah inti saat mencoba membawa game ini ke Telegram. Platform tersebut tidak mendukung multiplayer real-time dengan latensi rendah, yang berarti port yang layak tidak mungkin dilakukan tanpa mengorbankan gameplay. Daripada memberikan pengalaman yang kurang memuaskan, studio memilih untuk menutup game tersebut sepenuhnya.
Server akan offline pada tanggal 22 Juli, dengan layanan backend akan dihentikan sedikit lebih awal. Setelah itu terjadi, pemain tidak akan dapat mengakses game atau mentransfer aset.

Mighty Action Heroes Shutting Down
Apa yang Terjadi dengan Aset Pemain?
Bagi pemain yang menghabiskan waktu mengumpulkan hero, granat, atau peti pasokan, masih ada kesempatan untuk mengekspor item tersebut sebelum penutupan. Aset berbasis NFT dapat dipindahkan ke dompet eksternal hingga server dimatikan. Setelah itu, semua yang on-chain akan dibekukan.
Item starter – seperti hero dan granat gratis – tidak pernah ada di on-chain, jadi item tersebut tidak dapat diekspor. Season Pass tidak akan dikembalikan dananya, tetapi pemegang pass saat ini masih akan memiliki akses ke semua konten Season hingga akhir. Piala Mighty Cup akan tetap berada di on-chain, dan tim telah mengisyaratkan bahwa koleksi ini mungkin akan digunakan kembali di proyek mendatang.

Mighty Action Heroes Shutting Down
Mengapa GOAT Gaming Mengambil Peran Utama
GOAT Gaming dimulai sebagai eksperimen mini-app Telegram pada Juni 2024. Tanpa perlu unduhan atau pendaftaran, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk langsung masuk ke game berbasis keahlian melalui @goatgamingbot. Pengalaman yang sederhana dan tanpa hambatan ini dengan cepat populer.
Pada Agustus 2024, GOAT Gaming memiliki 250.000 pemain dan lebih dari 3 juta transaksi on-chain. Pada awal 2025, angka tersebut melonjak melewati 5 juta pengguna. Didukung oleh pendanaan sebesar $4 juta pada bulan Februari, tim memperluas teknologi dan stafnya untuk memenuhi permintaan. Proyek ini kini memiliki lebih dari 6 juta pengguna dan terus berkembang.
Menjadi jelas bagi tim bahwa GOAT Gaming adalah tempat pemain menghabiskan waktu mereka – dan di mana studio dapat berinovasi paling banyak dengan teknologi web3 dan AI.

Mighty Action Heroes Shutting Down
Dari Butter Royale ke Bot dan Mahkota
Mighty Bear Games memiliki sejarah eksperimen di berbagai platform. Didirikan pada tahun 2016 oleh para veteran dari King, Ubisoft, dan EA, studio ini meluncurkan Butter Royale dan Disney Melee Mania di Apple Arcade sebelum terjun ke web3 dengan Mighty Action Heroes.
Battle royale ini merupakan langkah maju yang besar dalam menggabungkan multiplayer real-time dengan sistem blockchain, tetapi GOAT Gaming-lah yang membawa segalanya ke level baru. Platform ini menggabungkan permainan kasual dengan imbalan nyata. Pemain dapat berkompetisi dalam turnamen berhadiah, mendapatkan Mahkota (mata uang dalam aplikasi), dan menukarkannya dengan USDT. Token asli, $GG, akan segera hadir sebagai bagian dari kampanye yang disebut "Road to $GOAT."
Ada juga jajaran AlphaGOATs yang terus berkembang – bot game bertenaga AI yang bermain atas nama pengguna. Agen-agen ini dapat bersaing, mendapatkan, dan bahkan mengobrol. Satu bot khususnya, Amy, diluncurkan pada Mei 2025 dan dengan cepat menjadi wajah GOAT Gaming. Dia menjadi tuan rumah acara, berinteraksi dengan pemain, dan memainkan peran utama dalam menjaga keterlibatan pengguna.

Mighty Action Heroes Shutting Down
Apa Selanjutnya untuk Mighty Bear Games?
Meskipun Mighty Action Heroes akan offline, studio ini tidak mengesampingkan kemungkinan kembalinya. Jika Telegram suatu saat menambahkan dukungan untuk multiplayer real-time, ada kemungkinan game ini bisa kembali. Namun, untuk saat ini, fokus sepenuhnya adalah membangun GOAT Gaming menjadi platform yang lebih besar.
Dalam pesan kepada komunitas, tim berterima kasih kepada para pemain atas dukungan mereka dan menggambarkan Mighty Action Heroes sebagai pengalaman belajar yang besar. Ini membantu mereka memahami multiplayer web3 dalam skala besar, dan meletakkan dasar bagi apa yang sedang mereka bangun sekarang. GOAT Gaming masih dalam tahap awal, tetapi dengan jutaan pemain dan peta jalan yang penuh dengan fitur-fitur baru, Mighty Bear Games sepenuhnya berkomitmen.

