Liminal Experiences Secures $5.8 Million

Liminal Experiences Raih Pendanaan $5,8 Juta

Liminal Experiences raih pendanaan $5,8 juta untuk tingkatkan game UGC dengan AI, memungkinkan pemain ciptakan petualangan RPG sendiri.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Liminal Experiences Secures $5.8 Million

Liminal Experiences, sebuah startup yang berfokus pada konten buatan pengguna (UGC) dalam gaming dan kecerdasan buatan (AI), telah berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar $5,8 juta. Perusahaan ini bertujuan untuk menggabungkan teknologi AI dengan kreativitas manusia, memungkinkan para pemain untuk mengembangkan petualangan bergaya RPG mereka sendiri tanpa memerlukan keahlian coding. Dalam sebuah wawancara dengan GamesBeat, CEO Brendan Mulligan menggambarkan platform ini sebagai cara bagi para pemain untuk membangun dunia yang imersif, menghidupkan karakter, dan berkolaborasi dengan orang lain dalam gameplay yang didorong oleh cerita.

Liminal Experiences Raih Pendanaan $5,8 Juta

Putaran pendanaan ini didukung oleh investor terkemuka di industri gaming, termasuk Bitkraft Ventures, Riot Games, dan OTK Media Group. Investor angel Marc Merrill, salah satu pendiri Riot Games, juga turut berpartisipasi. Mulligan mengakui bahwa AI dalam gaming masih menjadi topik sensitif, dengan kekhawatiran tentang otomatisasi yang menggantikan pengembang manusia. Namun, ia menekankan bahwa Liminal Experiences berfokus pada penggunaan AI sebagai alat untuk mendukung dan meningkatkan kreativitas, bukan menggantikannya.

Liminal Experiences Raih Pendanaan $5,8 Juta

Liminal Experiences Raih Pendanaan $5,8 Juta

Dirancang untuk Kreativitas dan Komunitas

Liminal Experiences menawarkan lingkungan pengembangan game di mana pemain dapat membuat cerita interaktif dan konten episodik. Platform ini memungkinkan pengguna untuk merancang dan menyesuaikan dunia 3D, membangun karakter, dan menyusun gameplay tanpa memerlukan pengetahuan pemrograman. Sistem yang didukung AI bertindak sebagai asisten kreatif, membantu pemain membentuk narasi mereka dan menyempurnakan penceritaan mereka.

Perusahaan percaya bahwa pendekatannya mengisi celah di pasar gaming dengan menawarkan solusi yang mungkin tidak disediakan oleh platform UGC yang ada. Liminal bertujuan untuk menarik tidak hanya kreator independen tetapi juga intellectual property (IP) yang sudah mapan yang mencari cara untuk melibatkan audiens melalui konten interaktif. Mulligan mencatat bahwa banyak studio game menyadari potensi UGC tetapi kesulitan menemukan alat yang sesuai untuk selaras dengan identitas merek mereka. Platform Liminal berupaya mengatasi tantangan ini dengan memungkinkan episode resmi yang dapat dimodifikasi dan dibagikan oleh penggemar, mendorong keterlibatan antara pemain dan franchise favorit mereka.

Liminal Experiences Raih Pendanaan $5,8 Juta

Menciptakan Cerita Melalui Permainan

Menyeimbangkan AI dengan Kreativitas Berpusat pada Manusia

Mulligan dan timnya memandang AI sebagai alat penting untuk pengembangan game, terutama dalam membantu penceritaan dan pembuatan konten. Perusahaan menerapkan pendekatan fleksibel terhadap integrasi AI, menggunakan model yang berbeda berdasarkan kebutuhan kreatif tertentu. Adaptabilitas ini memungkinkan Liminal untuk menerapkan alat AI yang melengkapi pengalaman pengguna tanpa mengurangi keterlibatan manusia dalam prosesnya.

Meskipun peran AI dalam gaming terus berkembang, perspektif industri tentang penggunaannya tetap terbagi. Survei Game Developers Conference baru-baru ini menunjukkan peningkatan skeptisisme terhadap AI, dengan 30% pengembang menyatakan pandangan negatif dibandingkan dengan 18% pada tahun sebelumnya. Mulligan mengaitkan pergeseran ini dengan kekhawatiran tentang otomatisasi yang menggantikan peran tradisional dalam pengembangan game. Namun, ia percaya bahwa AI, ketika digunakan secara bertanggung jawab, dapat memperluas peluang kreatif dan membuat desain game lebih mudah diakses oleh audiens yang lebih luas.

Liminal Experiences Raih Pendanaan $5,8 Juta

Tim Liminal Experiences

Visi Jangka Panjang untuk Masa Depan Gaming

Liminal Experiences didirikan pada tahun 2022 sebagai studio pengembangan game yang sepenuhnya remote dan saat ini memiliki tim beranggotakan 15 orang. Perusahaan ini masih dalam tahap pengembangan aktif, dengan rencana untuk meluncurkan versi alfa platformnya pada tahun 2026. Mulligan, yang sebelumnya menghabiskan delapan tahun di Riot Games mengerjakan berbagai inisiatif strategis, memimpin Liminal dengan visi untuk memungkinkan jutaan pemain menjadi pencerita.

Perusahaan ini memposisikan dirinya sebagai penerus game klasik yang digerakkan oleh kreativitas seperti The Sims, menekankan pembangunan dunia yang intuitif dan menarik. Dengan berfokus pada konten episodik, Liminal bertujuan untuk menawarkan model yang berkelanjutan di mana franchise game dapat mempertahankan keterlibatan pemain sepanjang tahun. Pendekatan ini memungkinkan pembaruan konten yang sering sambil mendorong komunitas untuk berkontribusi narasi mereka sendiri dalam dunia game yang sudah mapan.

Ke depannya, Liminal Experiences berencana untuk terus memperluas platformnya dan mengumpulkan pendanaan tambahan untuk mendukung pertumbuhannya. Perusahaan tetap berkomitmen untuk memusatkan kreativitas manusia dalam gaming sambil memanfaatkan AI sebagai alat pendukung daripada pengganti pengembangan tradisional. Seiring evolusi industri, Liminal berupaya memantapkan dirinya sebagai kekuatan terdepan dalam pembuatan game berbantuan AI, memberikan peluang baru bagi pemain dan studio untuk terlibat dalam penceritaan interaktif.

Sumber: GamesBeat

Investasi

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026