Alat AI telah berkembang pesat, tetapi sebagian besar masih bergantung pada perintah manusia dan kontrol manual. Kite, sebuah startup blockchain yang didukung oleh Coinbase Ventures, PayPal Ventures, dan General Catalyst, percaya bahwa pergeseran besar berikutnya dalam teknologi bukanlah tentang chatbot yang lebih cerdas – melainkan tentang agen AI yang dapat bertindak, merencanakan, dan bertransaksi secara mandiri.
Perusahaan ini menyebut visi ini sebagai internet agentic, sebuah jaringan di mana sistem otonom – beberapa dimiliki oleh individu, yang lain oleh organisasi – dapat berkoordinasi, membayar, dan menciptakan nilai tanpa menunggu persetujuan manusia. Dalam lanskap baru ini, agen tidak hanya memproses data; mereka berkolaborasi dan bertukar layanan seperti yang dilakukan manusia, tetapi pada jaringan terdesentralisasi.
Mengapa AI Masih Terasa Terputus
Saat ini, sebagian besar platform AI beroperasi secara terpisah. Alat seperti ChatGPT dan Claude berfungsi dalam lingkungan tertutup, seringkali disatukan oleh layanan pihak ketiga seperti Zapier atau Make. Pengaturan ini memungkinkan otomatisasi sampai batas tertentu, tetapi terbatas oleh kurangnya identitas bersama, kepercayaan, dan pertukaran nilai langsung antar agen.
Kite menggambarkan ini sebagai tahap AI yang "terborgol" – di mana sistem dapat berkomunikasi tetapi tidak dapat bekerja sama. Tidak ada standar universal tentang bagaimana agen AI mengenali satu sama lain, menegosiasikan pembayaran, atau memverifikasi penyelesaian tugas. Kesenjangan inilah yang coba ditutup oleh perusahaan.

Bagaimana Infrastruktur Agentic Kite Bekerja
Solusi Kite adalah jaringan blockchain yang memperlakukan agen AI sebagai peserta penuh. Setiap agen menerima identitas on-chain, yang berfungsi sebagai paspor yang dapat diverifikasi yang melacak reputasi dan kepercayaan. Tata kelola dapat diprogram, memungkinkan aturan yang jelas tentang apa yang dapat dilakukan setiap agen, mulai dari batas pengeluaran hingga izin akses.
Jaringan ini juga mendukung pembayaran berbiaya rendah dan real-time antar agen. Misalnya, sistem pemasaran AI yang membutuhkan salinan iklan baru dapat menemukan agen penulis, mengonfirmasi kredensialnya, mengirim pembayaran kecil dalam stablecoin setelah tugas selesai, dan mencatat semuanya secara transparan on-chain. Tujuannya adalah untuk menghilangkan hambatan manusia dan membiarkan agen berinteraksi dengan lancar.

Protokol x402: Memberdayakan Pembayaran AI
Kemajuan Kite baru-baru ini mendapatkan momentum dengan investasi baru dari Coinbase Ventures. Pendanaan ini akan membantu memperluas pengembangan protokol x402, sebuah standar yang dirancang untuk pembayaran antar-agen.
x402 bertindak sebagai bahasa pembayaran universal untuk agen otonom, memungkinkan mereka untuk mengirim, menerima, dan menyelesaikan transaksi secara langsung tanpa perantara. Blockchain Kite adalah jaringan Layer-1 pertama yang terintegrasi dengan x402, berfungsi sebagai lapisan eksekusi dan penyelesaian untuk interaksi ini. Dalam praktiknya, ketika satu agen membayar agen lain untuk suatu tugas, Kite memastikan pembayaran diproses secara instan dan aman – mirip dengan bagaimana Visa menangani transaksi manusia.

Mengapa Teknologi Ini Penting
Bagi mereka yang bekerja di bidang otomatisasi, operasi AI, atau crypto, pendekatan Kite dapat menandai pergeseran mendasar. Alih-alih bergantung pada integrasi yang kompleks, sistem masa depan mungkin terdiri dari jaringan agen yang mengelola tugas, mempekerjakan agen lain, dan menangani pembayaran sendiri.
Seperti yang baru-baru ini ditunjukkan oleh a16z crypto, AI membutuhkan tiga hal agar berfungsi dengan aman dalam skala besar: identitas, pembayaran, dan pelacakan asal-usul. Blockchain menyediakan ketiganya, dan infrastruktur Kite dirancang untuk menggabungkan kemampuan ini dengan cara yang transparan dan terstandardisasi untuk pengembang dan perusahaan.
Masa Depan Internet Agentic
Visi jangka panjang Kite menggemakan bagaimana internet itu sendiri berevolusi. Era pertama menghubungkan manusia. Era kedua menghubungkan data dan aplikasi. Fase berikutnya akan menghubungkan agen cerdas yang mampu membuat keputusan independen dan pertukaran nilai.
Dengan menggabungkan verifikasi identitas, kontrol tata kelola, dan pembayaran on-chain, Kite sedang membangun kerangka kerja tentang bagaimana AI akan beroperasi di dunia web3 yang terdesentralisasi. Perusahaan melihat ini sebagai fondasi untuk ekosistem terbuka di mana agen berkolaborasi dengan aman dan transparan, membentuk kembali bagaimana sistem digital berinteraksi di tahun-tahun mendatang.
Sumber: TheDream
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu internet agentic?
Internet agentic mengacu pada jaringan terdesentralisasi di mana agen AI otonom dapat berkomunikasi, bertransaksi, dan berkolaborasi tanpa input manusia, menggunakan teknologi blockchain untuk kepercayaan dan verifikasi.
Apa yang dilakukan Kite?
Kite sedang membangun infrastruktur blockchain yang memberikan identitas on-chain, sistem tata kelola, dan kemampuan untuk melakukan pembayaran kepada agen lain, membentuk dasar ekonomi agentic.
Apa itu protokol x402?
Protokol x402 adalah standar baru yang dikembangkan untuk pembayaran antar-agen. Ini memungkinkan agen AI untuk mentransfer nilai secara otomatis dan aman, tanpa bergantung pada perantara.
Mengapa blockchain penting untuk agen AI?
Blockchain menyediakan transparansi, identitas yang dapat diverifikasi, dan mekanisme pembayaran yang aman. Fitur-fitur ini penting untuk memungkinkan sistem AI otonom berinteraksi dengan aman dan andal.
Siapa yang berinvestasi di Kite?
Investor Kite termasuk Coinbase Ventures, PayPal Ventures, dan General Catalyst. Dana ini digunakan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur blockchain perusahaan dan adopsi protokol x402.
Bagaimana ini bisa memengaruhi masa depan AI?
Dengan memungkinkan agen untuk bertransaksi dan berkolaborasi secara otonom, infrastruktur Kite dapat mengarah pada jenis ekonomi digital baru di mana sistem AI secara independen mengelola tugas, pembayaran, dan penciptaan nilai.




