Detektif Superintenden Michael Mullen dari Garda National Cyber Crime Bureau telah memperingatkan tentang tingkat _child grooming_ yang mengkhawatirkan di platform _gaming online_. Berbicara kepada Prime Time, Mullen menjelaskan insiden _grooming_, eksploitasi seksual, dan pelecehan yang terjadi di antara anak-anak saat bermain _game_, dengan beberapa kasus meluas ke platform lain. Dia mengatakan Gardaí secara rutin menghadapi situasi ini dan menekankan bahwa eksploitasi sering terjadi setiap hari.
Roblox, sebuah platform yang populer di kalangan anak-anak, telah menjadi fokus perhatian baru-baru ini. Perusahaan melaporkan lebih dari 150 juta pengguna harian, dengan sekitar sepertiga di antaranya berusia di bawah 13 tahun. Roblox memungkinkan anak-anak semuda lima tahun untuk membuat akun, memungkinkan mereka berinteraksi dalam jutaan _game_ buatan pengguna bersama pemain dari segala usia. Tidak seperti kebanyakan platform media sosial yang menetapkan usia minimum 13 tahun, usia masuk Roblox yang rendah meningkatkan potensi paparan pemain muda terhadap konten yang tidak pantas.
Investigasi Menemukan Tindakan Keamanan yang Tidak Memadai
Investigasi terbaru oleh Prime Time membuat akun untuk anak berusia lima tahun, sembilan tahun, dan 13 tahun untuk menguji langkah-langkah keamanan Roblox. Laporan tersebut menemukan bahwa tidak ada verifikasi usia atau persetujuan orang tua yang diminta selama pembuatan akun. Pengaturan keamanan _default_ tidak meminta pengguna untuk mengaktifkan kontrol orang tua opsional. Dalam dua belas jam bermain _game_, akun uji menemukan konten yang melibatkan _role-play_ seksual, mekanisme gaya _gambling_ seperti _loot box_ dan _game spin-the-wheel_, serta permintaan Robux, mata uang dalam _game_ platform, kadang-kadang terkait dengan tindakan eksplisit.
Det Supt Mullen menyoroti kasus-kasus di mana anak-anak dipaksa oleh pengguna lain, termasuk insiden di mana pemain muda didorong untuk membeli barang-barang mahal atau terlibat dalam perilaku berbahaya. Salah satu contoh melibatkan anak berusia sembilan tahun yang meminta mata uang virtual dari pengguna lain dan didekati oleh orang dewasa yang menawarkan Robux sebagai imbalan untuk aktivitas seksual.
Tantangan Hukum dan Perhatian Global
Secara internasional, Roblox menghadapi pengawasan yang meningkat. Di Amerika Serikat, jaksa agung negara bagian di Texas, Louisiana, dan Kentucky telah mengajukan kasus hukum yang menuduh bahwa platform tersebut gagal melindungi anak di bawah umur. Lebih dari selusin keluarga juga telah mengajukan tuntutan hukum yang mengklaim Roblox memungkinkan eksploitasi seksual. Jaksa Agung Texas Ken Paxton mengkritik platform tersebut, dengan mengatakan bahwa meskipun memasarkan dirinya sebagai ruang yang aman untuk kreativitas, platform tersebut telah menjadi "sarang predator."
Mick Moran, seorang pensiunan garda dan mantan ahli eksploitasi anak Interpol, mengkonfirmasi bahwa risiko _grooming_ juga ada di Irlandia. Moran mencatat bahwa karena orang dewasa dan anak-anak dapat berinteraksi dalam _game_ yang sama, platform tersebut memfasilitasi peluang untuk _grooming_. Kemampuan untuk memindahkan pengguna dari Roblox ke aplikasi perpesanan pihak ketiga adalah kekhawatiran khusus, karena memungkinkan predator untuk mendapatkan akses eksklusif ke anak-anak.
Fitur Keamanan Baru dan Panduan Orang Tua
Roblox telah mengumumkan rencana untuk menerapkan verifikasi usia untuk fitur _chat_, dengan peluncuran diharapkan di Irlandia pada awal Januari. Para ahli setuju bahwa ini dapat mengurangi beberapa risiko tetapi memperingatkan bahwa ini tidak akan sepenuhnya menghilangkan peluang untuk interaksi yang tidak pantas. Para peneliti telah menemukan bahwa selama orang dewasa dan anak-anak berbagi _server_, potensi risiko tetap ada.
Det Supt Mullen dan Moran sama-sama menekankan pentingnya keterlibatan orang tua. Mullen merekomendasikan agar orang tua membuat akun dengan anak-anak mereka, memantau _game_ yang mereka mainkan, dan menetapkan batasan yang jelas, seperti melarang _chat_ pribadi dengan orang asing. Moran menyarankan orang tua untuk terlibat dengan kontrol orang tua dan mendiskusikan risiko _online_ dengan anak-anak, memastikan mereka memahami potensi bahaya dan cara menavigasinya dengan aman.
FAQ
Apakah Roblox aman untuk anak-anak?
Roblox menawarkan fitur keamanan seperti filter _chat_ dan konten terbatas, tetapi risiko tetap ada, terutama ketika anak-anak berinteraksi dengan pemain yang lebih tua dalam _game_ yang tidak diawasi. Keterlibatan orang tua sangat penting.
Usia berapa anak-anak dapat membuat akun Roblox?
Anak-anak semuda lima tahun dapat membuat akun, sementara sebagian besar platform media sosial mengharuskan pengguna berusia minimal 13 tahun.
Bagaimana Roblox mencoba melindungi pengguna muda?
Platform ini membatasi _chat_ untuk pemain yang lebih muda, mencegah berbagi gambar dan video, dan menggunakan filter moderasi. Verifikasi usia untuk fitur _chat_ sedang diperkenalkan.
Jenis risiko apa saja yang telah dilaporkan di Roblox?
Investigasi telah menemukan _role-play_ seksual, _game_ bergaya _gambling_, permintaan mata uang dalam _game_, dan upaya orang dewasa untuk melakukan _grooming_ pada anak-anak.
Bagaimana orang tua dapat membantu menjaga anak-anak mereka tetap aman di Roblox?
Orang tua harus membuat akun dengan anak-anak mereka, memantau _game_ yang mereka mainkan, mengaktifkan kontrol orang tua, dan menjaga diskusi terbuka tentang keamanan _online_.
Apakah masalah _grooming_ terbatas pada Irlandia?
Tidak. Kasus _grooming_ dan eksploitasi di Roblox telah dilaporkan secara global, termasuk di Amerika Serikat, di mana beberapa tindakan hukum sedang berlangsung.




