Kaia, sebuah blockchain Layer 1 yang dibuat melalui penggabungan Klaytn dan Finschia, telah mengumumkan peluncuran mainnet yang sangat dinanti-nantikan pada 29 Agustus 2024. Peluncuran ini, yang didukung oleh mitra web3 terkemuka di Asia, Kakao dan LINE NEXT, memposisikan Kaia sebagai salah satu blockchain EVM tercepat, dengan finalitas transaksi satu detik dan biaya gas yang sangat rendah. Dengan integrasinya ke dalam aplikasi pesan populer di Asia seperti Kakaotalk dan LINE, Kaia bertujuan untuk memfasilitasi adopsi layanan web3 dengan menyediakan pengalaman pengguna yang mulus dalam platform yang sudah dikenal.

Pengumuman Merger Klaytn dan Finschia
Adopsi Web3 di Asia
Kaia mengatasi tantangan utama pengalaman pengguna dan distribusi di ruang web3 dengan integrasi mendalam ke dalam aplikasi pesan seluler terkemuka di Asia. Platform ini memiliki basis pengguna gabungan lebih dari 250 juta, berkat dominasi Kakaotalk di Korea Selatan dan popularitas LINE di Jepang, Taiwan, dan Thailand. Dengan menyematkan Kaia langsung ke dalam aplikasi ini, pengguna dapat berinteraksi dengan layanan web3 seperti keuangan terdesentralisasi (DeFi), gaming, dan aset dunia nyata (RWA) tanpa memerlukan aplikasi blockchain terpisah.
Dr. Sam Seo, Ketua Kaia DLT Foundation, menyatakan keyakinannya pada kemampuan mainnet untuk membawa layanan web3 ke arus utama: “Peluncuran mainnet Kaia yang sangat dinanti-nantikan menandai era baru untuk adopsi massal layanan berbasis blockchain oleh konsumen. Kaia akan membawa Web3 ke seluruh dunia, dimulai dari Asia.”

Kakao dan LINE NEXT
Integrasi Native Mirip Telegram
Kaia menawarkan alat yang luas kepada pengembang melalui NEXT WEB SDK, yang dikembangkan bekerja sama dengan LINE NEXT. SDK ini mencakup Kaia Wallet SDK, Wallet Market API, dan LINE LIFF API, yang memungkinkan pengembang membuat LINE Mini Dapps. Dapps ini menyediakan integrasi native mirip Telegram, memungkinkan pengguna berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dapps) langsung di dalam aplikasi pesan favorit mereka. Pengembang dapat memanfaatkan transaksi latensi rendah dan delegasi biaya Kaia untuk menawarkan pengalaman pengguna yang mulus dari awal hingga akhir bagi jutaan pengguna LINE dan Kakaotalk di seluruh Asia.
Youngsu Ko, CEO LINE NEXT Inc., menekankan pentingnya strategis peluncuran ini: “Peluncuran mainnet Kaia juga merupakan momentum penting bagi bisnis LINE NEXT, dan saya pikir ini telah memulai langkah pertama yang penting menuju perluasan ekosistem Web3 Asia.”

Statistik Mengesankan Kaia
Program Kaia Wave Builder
Untuk lebih mendorong adopsi web3, Kaia dan LINE NEXT meluncurkan program dukungan builder Kaia Wave. Inisiatif ini akan menyediakan hingga $1,2 juta dalam dukungan pemasaran, teknis, dan bisnis untuk tim yang memenuhi syarat yang menggunakan NEXT WEB SDK. Selain dukungan finansial, para builder akan menerima dukungan likuiditas, acara pembuatan token (TGE), dan koneksi ke modal ventura (VC), memastikan mereka memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan menskalakan proyek mereka dalam ekosistem Kaia.

Peluncuran Kaia Mainnet
Gaming dan NFT dalam Ekosistem Kaia
Potensi Kaia sebagai platform web3 terkemuka semakin ditunjukkan oleh kehadirannya yang kuat di sektor gaming. Game blockchain populer DeFi Kingdoms, yang telah beroperasi di Klaytn sejak Desember 2022, akan bermigrasi ke mainnet Kaia pada Q3 2024. Wilayah Serendale game ini memiliki aktivitas yang signifikan pada Juni 2024, dengan lebih dari 1 juta transaksi dan 1.700 dompet aktif, menempatkan Kaia di antara blockchain teratas untuk aktivitas gaming.
Selain itu, sektor NFT berkembang dalam ekosistem Kaia. Koleksi 7 Dragons, yang didukung oleh SmartLayer, baru-baru ini menjual habis 77.777 NFT-nya, menawarkan pengalaman mirip Tamagotchi dengan hewan peliharaan virtual kepada pengguna. Setiap NFT 7 Dragons memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token dan mengakses hadiah, semakin mengintegrasikan NFT ke dalam blockchain Kaia.

Logo dan Seni Karakter DeFi Kingdoms
Pertumbuhan Ekosistem dan Kemitraan
Peluncuran mainnet Kaia disertai dengan beberapa perkembangan penting yang memperkuat infrastruktur blockchain. Misalnya, Pyth Network, penyedia terkemuka data pasar keuangan real-time, telah terintegrasi dengan blockchain Kaia, menawarkan pengembang akses ke lebih dari 500 feed harga. Selain itu, data dari Kaia dan pendahulunya, Klaytn, kini tersedia di Flipside, memungkinkan analitik dan pelaporan yang lebih transparan.
Ekosistem berbasis Klaytn juga menyaksikan peluncuran launchpad token pertamanya, Capybara, yang siap membawa proyek-proyek baru ke blockchain Kaia. Dengan ekosistem pengembang yang kuat dan kemitraan strategis, Kaia siap menjadi pemain utama di pasar web3 Asia.

Rumah Bagi Yang Terbaik di Web3
Fondasi Kuat untuk Adopsi Web3
Peluncuran mainnet Kaia mewakili langkah signifikan menuju adopsi massal layanan berbasis blockchain di Asia. Dengan menggabungkan teknologi dari Klaytn dan Finschia, Kaia mewarisi fondasi teknis yang kuat sambil memperluas basis penggunanya ke jutaan orang yang sudah menggunakan LINE dan Kakaotalk. Seiring pengembang terus membangun di platform ini, Kaia berada di posisi yang baik untuk membawa web3 ke konsumen arus utama, menawarkan integrasi mulus layanan terdesentralisasi dalam aplikasi pesan yang banyak digunakan.
Ekosistem Kaia sudah menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang menjanjikan. Pada Q2 2024, rata-rata transaksi harian meningkat sebesar 127,9%, dan alamat aktif tumbuh sebesar 713,7%, sebagian besar karena antisipasi peluncuran mainnet. Momentum ini menunjukkan bahwa Kaia dapat menjadi pusat utama untuk pengembangan dan adopsi Web3 di wilayah tersebut. Misi Kaia jelas: membawa kekuatan web3 kepada pengguna sehari-hari di Asia dan sekitarnya melalui integrasi teknologi blockchain ke dalam platform yang dikenal dan banyak digunakan.




