GOAT Gaming, sebuah platform berbasis Telegram yang dikembangkan oleh Mighty Bear Games dari Singapura, telah mencapai tonggak pencapaian yang luar biasa sejak peluncuran musim keduanya pada 22 Agustus 2024. Platform ini kini memiliki lebih dari 250.000 pengguna yang secara kolektif telah menghasilkan lebih dari 3,25 juta transaksi on-chain.
Pertumbuhan pesat ini menggarisbawahi popularitas platform yang semakin meningkat di komunitas gaming web3. Tiga hari sebelum mencapai angka seperempat juta pengguna, CEO Mighty Bear Games, Simon Davis, melaporkan bahwa platform tersebut telah melampaui 2 juta transaksi. Peningkatan tajam ini menyoroti momentum platform yang semakin cepat.

Banner Sampul Goat Gaming di X
Apa itu GOAT Gaming?
GOAT Gaming, yang awalnya dikenal sebagai MightyNet, adalah platform taruhan berbasis keahlian canggih yang dirancang untuk gamer web3. Platform ini menawarkan berbagai macam game, mulai dari game seluler dan berbasis browser hingga pengalaman play-to-earn di platform seperti Fortnite dan Telegram. Memanfaatkan AI, platform ini dibangun untuk memfasilitasi penerapan konten yang cepat dan saat ini mendukung ratusan integrasi game, termasuk game web2 dan web3.
Platform ini juga menyediakan akses bagi pengembang pihak ketiga ke teknologi eksklusif dan layanan penasihatnya, meskipun infrastruktur masih memerlukan penyesuaian untuk kolaborasi eksternal yang mulus.

100 Ribu Pengguna dan 1 Juta Transaksi On-Chain
Kampanye Road to $GOAT
Pendorong signifikan pertumbuhan GOAT Gaming baru-baru ini adalah kampanye "Road to $GOAT", sebuah inisiatif yang menawarkan hadiah senilai $10.000 untuk menyelesaikan berbagai misi, seperti referral teman. Peserta dalam acara perdana ini dapat memperoleh GOAT Points, yang menentukan peringkat leaderboard dan bagian dari pasokan token $GOAT. Kampanye ini berhasil menarik pendukung awal, terutama mereka yang sudah terlibat dengan Mighty Action Heroes, satu-satunya game blockchain yang saat ini tersedia di platform.
Visi di Balik GOAT Gaming
Konsep GOAT Gaming berputar di sekitar penawaran banyak mini-game dalam kerangka blockchain. Ide ini terinspirasi oleh keberhasilan mode 1v1 Showdown di Mighty Action Heroes, di mana pemain dapat memenangkan hadiah dengan mempertaruhkan sejumlah kecil mata uang keras. Mode ini menunjukkan permintaan yang kuat untuk mini-game yang digerakkan oleh hadiah di ruang web3.
Simon Davis membayangkan GOAT Gaming sebagai padanan web3 untuk platform seperti Miniclip, yang menampilkan ratusan pengalaman mikro. Game-game ini, yang dibangun menggunakan WebGL dan HTML5, diintegrasikan ke dalam Telegram, platform utama untuk gaming kripto dengan basis pengguna mendekati satu miliar.

Grafis GOAT Gaming
Peran Telegram dalam Gaming Kripto
Telegram muncul sebagai platform penting untuk gaming web3, mengingatkan pada kancah gaming Facebook pada tahun 2008. Basis pengguna platform yang besar dan kemampuannya untuk melakukan streaming game langsung ke aplikasi perpesanan seperti iMessage atau WeChat menawarkan audiens yang luas bagi pengembang untuk game yang sederhana dan menarik.
Namun, Davis telah menyatakan kehati-hatian mengenai akurasi metrik pengguna di Telegram, yang dapat dipengaruhi oleh aktivitas bot. Meskipun ada kekhawatiran ini, Telegram tetap menjadi ajang yang menjanjikan untuk game web3, terutama untuk mini-game kasual yang menawarkan hadiah dan pengalaman kompetitif.

Telegram vs WeChat
Mengatasi Tantangan dengan Telegram
Salah satu tantangan utama untuk game berbasis Telegram adalah keberadaan bot, yang dapat secara artifisial meningkatkan jumlah pengguna dan berpotensi mendevaluasi token dalam game. Meskipun ini tetap menjadi kekhawatiran, Davis percaya bahwa tantangan sebenarnya terletak pada mempertahankan retensi pemain jangka panjang, terutama setelah insentif finansial dihilangkan.
Untuk mempertahankan pertumbuhannya, GOAT Gaming berencana untuk mendiversifikasi penawaran gamenya dan melayani berbagai preferensi pemain. Judul mendatang termasuk Waifu Clash dan berbagai game runner, yang mencerminkan niat platform untuk menarik selera gaming yang berbeda.

150 Ribu Pengikut di X
Pikiran Akhir
GOAT Gaming saat ini terbuka untuk pengembang eksternal, meskipun dukungan penuh untuk pengembangan mandiri diperkirakan memakan waktu sekitar satu tahun. Keberhasilan platform akan bergantung pada keseimbangan pengalaman bermain game dengan kepentingan spekulan, sebuah isu kompleks yang terus menantang industri game web3 yang lebih luas.
Kenaikan pesat GOAT Gaming di Telegram menggarisbawahi potensinya untuk mendefinisikan ulang aksesibilitas game web3, memanfaatkan infrastruktur platform yang kuat dan basis pengguna yang luas. Seiring evolusi platform, mengatasi hambatan saat ini akan sangat penting dalam mewujudkan peran Telegram sebagai katalisator untuk adopsi game blockchain yang lebih luas. Informasi lebih lanjut tersedia di sini.


