Best Multiplayer Games for 2026

Game Multiplayer Terbaik 2026

Game multiplayer terbaik 2026, mencakup berbagai genre seperti shooter, co-op, balapan, pertarungan, dan strategi di PC serta konsol.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Best Multiplayer Games for 2026

Game multiplayer di tahun 2026 terus mencerminkan betapa bervariasinya permainan bersama di PC dan konsol. Alih-alih berfokus pada satu genre dominan, pengalaman multiplayer terkuat tahun ini mencakup game competitive shooter, cooperative role-playing game, game yang berfokus pada pesta, dan game strategi yang sudah lama ada. 

Banyak dari game ini berhasil dengan menyempurnakan formula yang sudah dikenal sambil mempertahankan komunitas online yang aktif dan dukungan pasca-peluncuran yang konsisten. Bersama-sama, mereka mewakili kondisi gaming multiplayer saat ini, di mana aksesibilitas, cross-platform play, dan fitur sosial yang fleksibel menjadi semakin penting.

Competitive Shooter dan Online Action

Online shooter tetap menjadi pilar utama gaming multiplayer. Apex Legends terus menonjol berkat penekanannya pada mobilitas, taktik berbasis skuad, dan kemampuan karakter yang secara signifikan membentuk setiap pertandingan. Counter-Strike 2 meneruskan desain tactical shooter selama puluhan tahun, menawarkan pertandingan yang sangat seimbang yang dibangun di atas presisi dan kerja tim. 

Halo Infinite memperkuat warisan seri ini dengan mode arena tradisional dan struktur multiplayer free-to-play yang mendorong eksperimen tanpa hambatan finansial. Splatoon 3 menyediakan alternatif yang lebih mudah diakses, membingkai ulang mekanisme shooter di sekitar kontrol peta dan pergerakan daripada eliminasi murni, yang membantu memperluas daya tariknya tanpa mengorbankan kedalaman.

Petualangan Kooperatif dan Progresi Bersama

Multiplayer kooperatif menjadi lebih fleksibel dan eksperimental. Destiny 2 terus memadukan eksplorasi shared-world dengan misi kooperatif instanced, menghargai permainan terkoordinasi melalui progresi gear dan pembaruan musiman. Diablo IV memperluas formula action RPG dengan lingkungan bersama yang besar dan co-op dungeon crawling yang mulus, menjadikan multiplayer sebagai kehadiran yang konstan daripada mode terpisah. 

Monster Hunter Rise menekankan kerja tim melalui perburuan cepat yang menghargai persiapan dan koordinasi. Elden Ring Nightreign mengambil pendekatan yang lebih tidak biasa, menggabungkan sistem action RPG kooperatif dengan zona pertempuran yang menyusut dan elemen roguelite, mendorong pemain untuk berkolaborasi di bawah tekanan yang meningkat. Death Stranding: Director’s Cut tetap menjadi pengecualian yang mencolok, menawarkan multiplayer asinkron di mana pemain saling mendukung secara tidak langsung melalui struktur dan sumber daya bersama.

Strategi dan Competitive Play Jangka Panjang

Game multiplayer yang berfokus pada strategi terus menghargai dedikasi dan penguasaan. Dota 2 dan League of Legends tetap dominan di ruang MOBA, masing-masing melayani preferensi pemain yang berbeda sambil mempertahankan komunitas kompetitif yang besar. Dota 2 menekankan kompleksitas dan kemampuan beradaptasi, sementara League of Legends memprioritaskan aksesibilitas dan pembaruan yang sering. 

StarCraft II: Legacy of the Void masih menetapkan standar untuk multiplayer real-time strategy, dengan faksi dan mode yang seimbang yang mengakomodasi veteran kompetitif dan pemula kooperatif. Game-game ini menyoroti bagaimana umur panjang dalam multiplayer seringkali bergantung pada pembaruan keseimbangan yang konsisten dan basis pemain yang berkomitmen.

Fighting Game dan Kompetisi Satu Lawan Satu

Fighting game tetap menjadi salah satu genre multiplayer yang paling menuntut secara teknis. Street Fighter 6 menunjukkan bagaimana fitur online modern dan mekanisme yang disempurnakan dapat mendukung pertandingan kasual dan kompetisi tingkat tinggi. Tekken 8 membangun fondasi pertarungan 3D-nya dengan sistem baru yang dirancang untuk menjaga pertandingan tetap agresif dan dinamis.

Mortal Kombat 1 memodernisasi alur pertarungannya sambil mempertahankan identitasnya, membuatnya mudah diakses untuk permainan sosial dan tontonan. The King of Fighters XV dan Fatal Fury: City of the Wolves memperkuat daya tarik pertarungan 2D tradisional, didukung oleh rollback netcode dan opsi online yang kuat. Super Smash Bros. Ultimate terus menjembatani kesenjangan antara permainan pesta kasual dan kedalaman kompetitif, tetap menjadi salah satu pengalaman multiplayer paling fleksibel yang tersedia.

Racing, Sports, dan Game Berorientasi Pesta

Game racing multiplayer dan game pesta menyediakan alternatif bertekanan rendah untuk competitive shooter dan fighting game. Mario Kart 8 Deluxe tetap menjadi andalan yang andal karena mekanismenya yang disempurnakan dan dukungan konten yang berkelanjutan. Mario Kart World mendorong seri ini maju dengan memperkenalkan dunia terbuka yang saling terhubung dan jumlah balapan yang lebih besar, memperluas cara pemain berinteraksi dengan treknya. 

Forza Horizon 5 menyeimbangkan mengemudi realistis dengan desain yang mudah diakses, menawarkan acara bersama dan konten buatan pengguna yang mendorong permainan sosial. Rocket League terus berhasil dengan memasangkan kontrol sederhana dengan sistem fisika yang mendukung penguasaan jangka panjang. Judul-judul yang berfokus pada pesta seperti Among Us, The Jackbox Party Pack 8, dan Clubhouse Games: 51 Worldwide Classics memprioritaskan interaksi sosial, menjadikannya sangat cocok untuk permainan kelompok baik secara lokal maupun online. It Takes Two menonjol sebagai pengalaman kooperatif-saja yang dirancang sepenuhnya di sekitar pemecahan masalah bersama.

Kreativitas Sandbox dan Multiplayer Berbasis Puzzle

Game sandbox dan puzzle mempertahankan kehadiran yang kuat di ruang multiplayer. Minecraft tetap menjadi salah satu platform multiplayer paling adaptif, mendukung segalanya mulai dari pembangunan co-op kasual hingga komunitas server berskala besar. 

Tetris Effect: Connected menambahkan lapisan kooperatif dan kompetitif ke formula klasik, menekankan koordinasi dan tujuan bersama. Game-game ini menunjukkan bagaimana multiplayer tidak selalu bergantung pada kompetisi langsung, melainkan menawarkan alternatif kreatif atau meditatif yang masih mendapat manfaat dari permainan bersama.

  • Apex Legends

  • Among Us

  • Clubhouse Games: 51 Worldwide Classics

  • Counter-Strike 2

  • Death Stranding: Director's Cut

  • Destiny 2

  • Diablo IV

  • Dota 2

  • Fatal Fury: City of the Wolves

  • Fortnite

  • Elden Ring Nightreign

  • Forza Horizon 5

  • The Jackbox Party Pack 8

  • League of Legends

  • It Takes Two

  • Halo Infinite

  • The King of Fighters XV

  • Mario Kart 8 Deluxe

  • Mario Kart World

  • Monster Hunter Rise

  • Mortal Kombat 1

  • Minecraft

  • Rocket League

  • StarCraft II: Legacy of the Void

  • Splatoon 3

  • Street Fighter 6

  • Streets of Rage 4

  • Tekken 8

  • Super Smash Bros. Ultimate

  • Tetris Effect: Connected

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa saja game multiplayer terbaik untuk dimainkan di tahun 2026?

Game multiplayer terbaik di tahun 2026 termasuk Apex Legends, Destiny 2, Diablo IV, Street Fighter 6, Mario Kart World, Minecraft, dan Rocket League, di antara lainnya. Judul-judul ini menonjol karena komunitas online yang kuat dan dukungan berkelanjutan.

Game multiplayer mana yang free to play?

Beberapa game multiplayer besar adalah free to play, termasuk Apex Legends, Counter-Strike 2, Halo Infinite multiplayer, League of Legends, Dota 2, dan Fortnite.

Apakah ada game multiplayer kooperatif yang bagus untuk teman-teman?

Ya, game yang berfokus pada kooperatif seperti It Takes Two, Monster Hunter Rise, Destiny 2, Diablo IV, dan Minecraft sangat cocok untuk dimainkan bersama teman.

Platform apa saja yang mendukung game multiplayer terbaik?

Game multiplayer terkuat tersedia di PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, Nintendo Switch, dan Nintendo Switch 2, dengan banyak judul mendukung cross-platform play.

Apakah ada game multiplayer yang mendukung competitive play jangka panjang?

Game seperti Dota 2, League of Legends, Counter-Strike 2, Street Fighter 6, Tekken 8, dan StarCraft II dibangun di sekitar ekosistem kompetitif jangka panjang dan scene esports.

Apakah ada game multiplayer yang cocok untuk permainan kasual atau keluarga?

Ya, Mario Kart 8 Deluxe, Clubhouse Games: 51 Worldwide Classics, The Jackbox Party Pack 8, dan Among Us sangat mudah diakses untuk sesi multiplayer kasual dan ramah keluarga.

Daftar, Top Games

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026