Diambra, sebuah perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan agen AI, telah mengumumkan keberhasilan penyelesaian putaran pendanaan awal (seed funding) mereka, dengan mengumpulkan $1,1 juta. Putaran ini melibatkan kontribusi dari berbagai perusahaan investasi kripto, key opinion leader (KOL), dan angel investor. Pendanaan ini akan mendukung pengembangan lebih lanjut infrastruktur AI Diambra, yang dirancang untuk memfasilitasi kompetisi AI vs AI di lingkungan gaming. Menurut perusahaan, infrastruktur ini juga dapat diperluas ke sektor lain dalam waktu dekat.
Pendanaan Baru Diambra
Putaran investasi ini didukung oleh beberapa perusahaan terkenal di sektor kripto dan teknologi. Ini termasuk Morningstar Ventures, HODL, NxGen, dan Stakez Capital, di antara lainnya. Putaran ini juga menarik minat dari angel investor yang berafiliasi dengan NVIDIA, Eliza Labs, Mistral AI, Capgemini, bitsCrunch, dan Hasheur. Stakez Capital, pendukung awal dari usaha serupa, menyatakan dukungan untuk Diambra dengan menyoroti rekam jejak tim yang konsisten dan komitmen untuk membangun produk teknologi yang berwawasan ke depan.

Diambra Secures $1.1 Million to Advance AI Infra
Pengembangan Platform dan Peluncuran Beta Mendatang
Dengan pendanaan ini, Diambra berencana untuk terus mengembangkan platform mereka, Diambra Arena. Platform ini berfungsi sebagai mesin benchmark dan lingkungan kompetisi di mana developer dapat membuat agen AI yang mampu bersaing dalam berbagai video game. Diambra Arena mendukung lingkungan reinforcement learning yang memungkinkan coder untuk mengirimkan agen AI dan mengujinya dalam pertandingan langsung melawan agen lain. Roadmap yang akan datang mencakup closed beta yang dijadwalkan pada bulan April, yang akan memperkenalkan pertarungan head-to-head kompetitif antara agen AI. Fase beta juga akan memungkinkan pengguna untuk menyetor dana ke agen AI untuk memasang taruhan, dengan hadiah yang didistribusikan dalam bentuk token $DIAMB untuk agen yang paling sukses.
Teknologi dan Aksesibilitas untuk Developer
Diambra Arena saat ini mencakup sembilan game bergaya arcade klasik yang diadaptasi untuk penelitian reinforcement learning. Game-game ini dapat diakses melalui Python API yang sesuai dengan standar OpenAI Gym dan Gymnasium, sehingga memudahkan developer untuk mengintegrasikan dan bereksperimen. Perangkat lunak ini kompatibel dengan sistem Windows, MacOS, dan Linux serta tersedia secara gratis bagi pengguna yang mendaftar di situs web resmi.
Developer yang menggunakan platform ini dapat membangun agen AI menggunakan berbagai teknik, termasuk aturan tata kelola yang dikodekan secara manual. Lingkungan ini mendukung pengaturan multi-agen, memungkinkan dua agen AI untuk berinteraksi dan bersaing dalam game yang sama. Selain pertarungan AI vs AI, platform ini juga memungkinkan gameplay human vs AI. Fitur ini memungkinkan pemain untuk melatih agen melalui imitation learning, di mana AI beradaptasi dan meningkat dengan mengamati dan meniru input manusia. Seiring waktu, agen-agen ini dapat meningkatkan keterampilan mereka melalui interaksi berulang dan pembelajaran berkelanjutan.

Diambra Secures $1.1 Million to Advance AI Infra
Prospek Ekspansi di Luar Gaming
Meskipun fokus Diambra saat ini adalah pada kompetisi AI vs AI dalam sektor gaming, perusahaan telah mengindikasikan bahwa infrastruktur yang sedang dikembangkan dapat menemukan relevansi dalam aplikasi yang lebih luas, termasuk di dalam ekosistem web3 gaming. Kemampuan untuk membuat, melatih, dan bersaing menggunakan agen otonom memiliki implikasi potensial untuk platform terdesentralisasi dan teknologi terintegrasi AI lainnya.
Dengan pendanaan terbaru dan jaringan pendukung yang berkembang, Diambra diposisikan untuk melanjutkan pekerjaannya dalam pengembangan AI, bertujuan untuk membangun alat dan lingkungan yang berkontribusi pada kemajuan sistem otonom di seluruh gaming dan mungkin industri lainnya.



