CROSS Protocol baru-baru ini meluncurkan token $CROSS, memperkenalkan blockchain gaming baru yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BNB). Peluncuran ini merupakan langkah penting bagi proyek tersebut, yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem gaming yang didukung oleh teknologi blockchain. Sesaat sebelum peluncuran, game Ragnarok: Monster World (RMW) bermigrasi dari blockchain Ronin ke CROSS, menunjukkan adopsi awal oleh pengembang game di platform baru. Langkah ini menarik kritik dari komunitas, yang menuduh tim RMW melanggar perjanjian dengan diam-diam menandatangani kontrak dengan blockchain yang berbeda.

CROSS Protocol Meluncurkan Token $CROSS di BNB
Kepemimpinan dan Latar Belakang CROSS Protocol
Pendiri CROSS Protocol adalah Henry Chang, mantan CEO Wemade, pemain penting dalam industri blockchain gaming Korea. Chang bergabung dengan Wemade pada tahun 2013 dan membantu memandu perusahaan menuju strategi yang berfokus pada blockchain. Namun, pada September 2024, ia mengundurkan diri di tengah tantangan pribadi dan hukum terkait tuduhan manipulasi pasokan token WEMIX. Menurut GamingChronicles, setelah persidangan pertama, semua perwakilan hukum Chang menarik diri dari kasus tersebut. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang kepemimpinannya dan tata kelola CROSS Protocol.

Token WEMIX
Kinerja Token dan Tantangan Pasar
Peluncuran token $CROSS berlangsung di bawah NEXUS Co., Ltd. Segera setelah Token Generation Event (TGE), sebuah laporan muncul yang mengungkap skandal front-running saham. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan keterlibatan Nexus dan diikuti oleh penurunan fully diluted valuation (FDV) token, yang jatuh di bawah $50 juta. Investor presale awal, yang membeli dengan valuasi sekitar $100 juta, saat ini menghadapi kerugian, dengan FDV token mendekati $65 juta. Listing bursa awal token terbatas, yang mungkin membatasi likuiditas dan adopsi yang lebih luas untuk saat ini.

CROSS Protocol Meluncurkan Token $CROSS di BNB
Status Proyek Saat Ini dan Prospek Masa Depan
Selain Ragnarok: Monster World, CROSS Protocol memiliki beberapa game dalam pengembangan, termasuk MMORPG, trading card games (TCG), open-world RPG, dan idle games. Proyek ini telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan pengembang di Korea, Tiongkok, dan Jepang, menunjukkan rencana untuk pertumbuhan internasional. Terlepas dari perkembangan ini, proyek menghadapi tantangan dalam mendapatkan kembali kepercayaan, terutama di pasar Korea setelah kontroversi baru-baru ini. Keberhasilan CROSS Protocol akan bergantung pada perolehan dukungan komunitas dan pembentukan kemitraan strategis dalam lingkungan gaming web3 yang kompetitif.


