What Is On-Chain Gaming?

Apa Itu On-Chain Gaming?

Panduan lengkap tentang on-chain gaming, di mana blockchain dan smart contract mengubah lanskap game web2.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

What Is On-Chain Gaming?

On-chain gaming adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan video game yang dikembangkan secara eksklusif menggunakan teknologi blockchain, smart contract, dan Oracle. Dalam artikel ini, kami menjelajahi dunia on-chain gaming, di mana blockchain, smart contract, dan oracle mendefinisikan ulang lanskap gaming. Dari pemain industri besar hingga komunitas perintis yang terus berkembang, temukan yang terbaru tentang game yang sepenuhnya on-chain. Kami juga membahas bagaimana judul web3 populer seperti Axie Infinity, Gods Unchained, Illuvium, dan Wildcard mencontohkan tren ini.

What Is On-Chain Gaming?

What Is On-Chain Gaming?

Fully On-Chain Games

Game blockchain semakin menonjol sebagai metode baru dan yang ditingkatkan untuk menarik dan melibatkan pemain, dengan perusahaan game besar seperti Square Enix, Nexon, dan Ubisoft menjelajahi teknologi mutakhir ini. Penting untuk dicatat bahwa blockchain mungkin bukan solusi universal untuk semua game. Misalnya, sebagian besar game first-person shooter (FPS) menghadapi tantangan dalam berjalan di blockchain karena kecepatan pemrosesannya yang lambat, membuatnya tidak praktis untuk menangani waktu reaksi pemain di bawah satu detik.

Akibatnya, mayoritas game blockchain menggunakan teknologi ini untuk aspek-aspek tertentu dari tumpukan teknologinya, terutama untuk distribusi dan pergerakan aset digital yang mewakili item dan mata uang dalam game. Meskipun demikian, ada komunitas pengembang dan pemain asli web3 yang niche namun berkembang yang merintis game dan pengalaman bermain game yang sepenuhnya dibangun di atas blockchain, yang biasa dikenal sebagai "fully on-chain games."

What Is On-Chain Gaming?

What Is On-Chain Gaming?

What Are On-Chain Games?

On-chain gaming mengacu pada ekosistem game dan primitif NFT yang terus berkembang yang beroperasi sepenuhnya di blockchain. Ini berarti bahwa setiap elemen game, tidak termasuk front end (bagian game yang terlihat oleh pemain), dieksekusi semata-mata melalui teknologi blockchain.

Perbedaan utama antara game on-chain dan game blockchain tradisional terletak pada integrasi logika game langsung ke dalam smart contract dan penyimpanan status game (seperti nama dan peringkat pemain) di blockchain, daripada mengandalkan server game terpusat yang hanya terhubung dengan smart contract NFT. Agar game atau pengalaman seperti game dapat dikategorikan sebagai game on-chain, semua logika dan data gamenya harus disimpan on-chain.

What Is On-Chain Gaming?

What Is On-Chain Gaming?

How Does On-Chain Gaming Work?

On-chain gaming mengharuskan game untuk secara eksklusif menggunakan smart contract, yang merupakan potongan kode yang dapat mengeksekusi sendiri yang dikelola oleh blockchain, untuk menyimpan logika dan data game mereka. Secara umum, logika game menetapkan aturan permainan. Misalnya, dalam trading card game (TCG) online, logika game menentukan bagaimana pertandingan dimulai, urutan kartu dapat dimainkan ketika pertandingan berakhir, dan banyak lagi. Dalam game on-chain, aspek-aspek mendasar ini dikodekan ke dalam smart contract, membuatnya tidak dapat diubah.

Smart contract juga digunakan untuk pembuatan, distribusi, dan transfer aset digital. Dalam konteks trading card game (TCG), aset digital yang digunakan biasanya adalah NFT kartu perdagangan. Aset digital ini banyak digunakan dalam game blockchain dan telah diimplementasikan oleh game NFT seperti Axie InfinityGods Unchained, Illuvium, dan Wildcard.

What Is On-Chain Gaming?

What Is On-Chain Gaming?

Final Thoughts

On-chain gaming mewakili pergeseran paradigma dalam industri game, memanfaatkan kemampuan blockchain, smart contract, dan oracle untuk menciptakan pengalaman gaming yang baru. Sementara pemain besar di industri game sedang menjajaki teknologi blockchain, jelas bahwa potensi penuh sedang direalisasikan oleh komunitas niche yang berdedikasi untuk mengembangkan dan mengalami game yang sepenuhnya on-chain.

Integrasi logika game langsung ke dalam smart contract dan penyimpanan status game di blockchain menandakan penyimpangan dari model game tradisional, menawarkan peningkatan transparansi dan keamanan. Seiring ekosistem on-chain gaming terus berkembang, dengan contoh-contoh terkemuka seperti Axie Infinity, Gods Unchained, Illuvium, dan Wildcard memimpin, masa depan menyimpan kemungkinan menarik untuk pendekatan gaming yang terdesentralisasi dan berpusat pada pemain.

Artikel ini terinspirasi oleh posting blog asli dari Chainlink, Anda dapat membaca posting lengkapnya di website mereka untuk informasi lebih lanjut.

Edukasi

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026