GameFi adalah konsep yang memformalkan pasar yang secara tradisional dicirikan oleh friksi, akses terbatas, walled gardens, dan seringkali dilarang oleh penerbit game sehingga merugikan pemain. Game blockchain dan web3 mengubah lanskap dengan membangun ekonomi terbuka, kepemilikan pengguna, dan memprioritaskan pemberdayaan pemain.
Dalam pembahasan mendalam ini, kami menjelajahi lanskap GameFi yang terus berkembang, di mana teknologi blockchain membentuk kembali gaming dengan memberdayakan pemain dengan kepemilikan aset yang sesungguhnya dan ekonomi dalam game yang terbuka. Kami juga membahas bagaimana judul-judul seperti Axie Infinity, Gods Unchained, dan Sorare mencontohkan tren ini.

Apa itu GameFi?
Apa itu GameFi?
Game generasi berikutnya ini menggunakan item, karakter, dan mata uang dalam game yang di-tokenisasi, memungkinkan pemain untuk bebas berdagang di antara mereka sendiri. Ini sangat kontras dengan sebagian besar video game kontemporer di mana aset dimiliki secara bersyarat, tunduk pada aturan ketat yang diberlakukan oleh teknologi, menghalangi pemain untuk bebas menukar aset dalam game. Pembatasan ini telah memunculkan pasar abu-abu tidak resmi di mana aset game yang berharga, dan bahkan akun pemain, diperdagangkan dengan uang sungguhan.

Ekonomi Dalam Game Terbuka vs Tertutup
Ekonomi Gaming Dunia Nyata
Istilah GameFi (juga dikenal sebagai game finance) awalnya diciptakan oleh Pendiri Yearn Finance, Andre Cronje, sehubungan dengan protokol decentralized finance (DeFi) yang menampilkan elemen gamified. Istilah ini telah berkembang untuk mencakup aspek keuangan dari game blockchain karena hubungannya yang langsung dengan ekonomi dunia nyata. Secara luas diakui bahwa item dan mata uang game memiliki nilai yang signifikan, dicontohkan oleh valuasi tinggi skin CS:GO langka yang mencapai ribuan dolar.
Berbagai pasar abu-abu saat ini memfasilitasi pertukaran aset dalam game dengan uang sungguhan. GameFi, menggunakan teknologi blockchain, berupaya memformalkan pasar-pasar ini yang secara historis penuh dengan tantangan, menyediakan solusi transformatif melalui token yang menggantikan item, mata uang, dan akun yang terbatas.

Skin CS:GO
Bagaimana Token Blockchain Memberdayakan GameFi
Saat ini, mata uang dan item dalam game disimpan dan didistribusikan secara terpusat oleh penerbit game di server backend proprietary, memungkinkan penerbit untuk mengendalikan aset digital. Game blockchain, bagaimanapun, menggunakan komputer global yang terdesentralisasi (blockchain) dan smart contract untuk membuat dan memfasilitasi pergerakan token. Token-token ini, baik non-fungible (NFT) maupun fungible, mendefinisikan ulang standar kepemilikan aset digital.
Dalam game blockchain, jika item dalam game adalah NFT, pemain memilikinya tanpa risiko diambil atau dihapus, memungkinkan perdagangan bebas tanpa izin eksplisit dari pengembang game. Game yang menawarkan fungsionalitas GameFi menjadi lebih menarik bagi pemain karena berbagai alasan:
- Kepemilikan Aset: Blockchain memberikan pemain kepemilikan berdaulat atas aset digital, mencegah penghapusannya dari dompet blockchain pemain.
- Pasar Terbuka: Item dan mata uang dalam game, yang diperoleh sebagai hadiah, dapat dibeli, dijual, dan diperdagangkan di pasar blockchain terbuka, berpotensi memungkinkan pemain untuk mendapatkan uang sungguhan.
- Insentif Gaming: Game dengan fungsionalitas GameFi menawarkan insentif tambahan bagi pemain, memberikan hadiah atas usaha mereka, dan membuatnya lebih menarik daripada game non-GameFi.

Manfaat Blockchain
Contoh GameFi Populer Saat Ini
Beberapa game blockchain mencontohkan fungsionalitas GameFi: Axie Infinity, Gods Unchained, dan Sorare. Semua item, makhluk, kartu, dan mata uang yang disebutkan di bawah ini di-tokenisasi dan dapat diperdagangkan di pasar.
Axie Infinity: Sebuah game strategi oleh Sky Mavis di blockchain Ronin. Game ini berpusat pada hewan peliharaan digital unik yang dikenal sebagai Axies. Pemain terlibat dalam membeli, membiakkan, dan bertarung dengan Axies, menghasilkan mata uang asli game, $SLP. Perbedaan utamanya terletak pada kepemilikan aset dalam game; berkat blockchain, pemain memiliki kendali penuh atas Axies mereka dan dapat bebas memperdagangkannya di pasar terbuka.

Axie Infinity Key Art
Gods Unchained: Sebuah game kartu koleksi (TCG) oleh Immutable di blockchain Ethereum. Di sini, kartu dengan berbagai kelangkaan dapat dibeli, dijual, dan diperdagangkan secara terbuka sebagai NFT. Pemain tidak hanya membangun deck pilihan mereka tetapi juga mendapatkan token $GODS dengan bermain dan memenangkan game. Token ini dapat digunakan untuk membeli paket kartu baru atau berkontribusi pada mekanisme tata kelola dalam game.

Gods Unchained Key Art
Sorare:Sebuah game olahraga fantasi yang dibangun secara internal oleh Sorare di blockchain Ethereum. Sorare menggabungkan olahraga fantasi dengan blockchain, memungkinkan pemain untuk mengumpulkan kartu pemain NFT dan mengikuti turnamen berdasarkan kinerja pemain di kehidupan nyata. Poin diperoleh dari kinerja lineup dalam game, serta kelangkaan kartu. Format lelang untuk penjualan kartu baru dan hadiah turnamen semakin memperkuat hubungan antara aset dalam game dan nilai dunia nyata.

Sorare Key Art
Pikiran Akhir
Intinya, GameFi bukan hanya tentang memperkenalkan insentif moneter ke video game tetapi secara fundamental mengubah bagaimana pemain memandang nilai waktu, usaha, dan perhatian mereka dalam sebuah game. Ini mewakili pergeseran menuju ekonomi yang berpusat pada pemain, di mana aset digital yang nyata menjadi komoditas yang dapat diperdagangkan, mengingatkan pada transaksi dunia nyata. Seiring blockchain terus memengaruhi lanskap gaming, GameFi siap menjadi tren yang menentukan, menawarkan pemain standar baru untuk kepemilikan aset digital dan ekonomi dalam game yang terbuka.
Artikel ini terinspirasi oleh postingan blog asli dari Chainlink, Anda dapat membaca postingan lengkapnya di situs web mereka di sini untuk informasi lebih lanjut.




