Kids Want In-Game Currency This Holiday Season

Anak-anak Inginkan Mata Uang Dalam Game Musim Liburan Ini

Survei ESA: Hampir separuh anak AS inginkan mata uang dalam game untuk Natal. Minat tinggi pada konsol, game, dan waktu bermain bersama keluarga.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Kids Want In-Game Currency This Holiday Season

Sebuah survei baru dari Entertainment Software Association (ESA) menunjukkan bahwa gaming terus mendominasi daftar keinginan liburan anak-anak di Amerika Serikat. Laporan ini menyoroti pergeseran kuat ke arah pengeluaran digital, dengan hampir separuh anak-anak meminta mata uang dalam game sebagai hadiah pilihan mereka. Temuan ini memperkuat tren yang sedang berlangsung tentang bagaimana pemain muda berinteraksi dengan game dan jenis pengalaman yang paling mereka hargai.

Mata Uang Dalam Game Paling Diminati Anak-Anak

Dari lebih dari 700 anak yang disurvei berusia antara 5 hingga 17 tahun, 43% mengatakan mereka berencana meminta mata uang dalam game pada Natal ini. Konsol tetap menjadi minat yang signifikan sebesar 39%, sementara 37% responden menginginkan game fisik. ESA mencatat bahwa video game termasuk dalam tiga hadiah yang paling banyak diminta tahun ini, melanjutkan momentum medium ini sebagai bentuk hiburan utama bagi audiens yang lebih muda.

Survei ini juga menunjukkan bahwa gaming semakin terkait dengan aktivitas keluarga. Lebih dari separuh anak yang disurvei mengatakan mereka ingin lebih banyak bermain game bersama orang tua mereka, dengan minat yang sangat tinggi di kalangan anak-anak yang lebih muda berusia 5 hingga 7 tahun, di mana angka tersebut naik menjadi 73%.

Pengeluaran Orang Dewasa Menunjukkan Daya Tarik Gaming yang Lebih Luas

Penelitian ini melampaui preferensi anak-anak. Dari lebih dari 1.100 orang dewasa yang disurvei, sepertiga mengatakan mereka berniat membeli item terkait game pada musim liburan ini. Sebagian besar orang dewasa ini akan memberikan hadiah kepada orang lain, dengan 35% membeli produk gaming untuk anak-anak mereka dan 28% berbelanja untuk pasangan atau kekasih mereka.

Orang dewasa berencana menghabiskan rata-rata $500 untuk hadiah gaming, meskipun seperempatnya memperkirakan akan menghabiskan di bawah $100. Orang tua secara khusus mengantisipasi pengeluaran rata-rata $737 untuk anak-anak mereka, sementara sekitar separuh berencana untuk tetap di bawah $300. Pola pengeluaran ini menunjukkan minat yang berkelanjutan dalam gaming di semua kelompok usia, baik sebagai hobi pribadi maupun sebagai pengalaman bersama.

Gaming sebagai Aktivitas Keluarga Bersama

Presiden dan CEO ESA, Stan Pierre-Louis, menekankan peran berkelanjutan gaming sebagai medium yang menghubungkan orang. Ia mencatat bahwa lebih dari 205 juta orang Amerika bermain game setiap minggu dan menyoroti pentingnya gaming dalam memfasilitasi interaksi keluarga. Hasil survei menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya menghargai game itu sendiri, tetapi juga waktu yang dihabiskan bermain bersama anggota keluarga.

Seiring berkembangnya ekosistem digital, termasuk area seperti esports dan pengalaman yang didukung web3, permintaan liburan untuk produk terkait game menunjukkan betapa gaming telah tertanam dalam budaya hiburan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) 

Mengapa begitu banyak anak meminta mata uang dalam game?
Mata uang dalam game memungkinkan pemain untuk membeli item kosmetik, peningkatan, atau konten tambahan, menjadikannya hadiah yang fleksibel dan dipersonalisasi untuk berbagai macam game.

Apakah konsol video game masih menjadi hadiah populer?
Ya. Menurut survei ESA, 39% anak-anak meminta konsol, menunjukkan bahwa perangkat keras tetap menjadi bagian penting dari daftar keinginan gaming liburan.

Berapa banyak orang tua yang berencana menghabiskan untuk hadiah gaming?
Orang tua memperkirakan akan menghabiskan rata-rata $737 untuk hadiah gaming bagi anak-anak mereka, meskipun sekitar separuh berencana menghabiskan kurang dari $300.

Apakah anak-anak lebih menginginkan game fisik atau item digital?
Keduanya diminati, tetapi item digital lebih unggul. Sementara 37% anak-anak menginginkan game fisik, 43% memprioritaskan mata uang dalam game.

Apakah orang dewasa membeli item gaming untuk diri sendiri atau orang lain?
Sebagian besar orang dewasa yang berencana membeli item gaming membeli hadiah untuk orang lain, terutama anak-anak mereka atau pasangan mereka.

Apakah gaming menjadi aktivitas keluarga?
Ya. Lebih dari separuh anak yang disurvei ingin lebih banyak bermain game bersama orang tua mereka, dengan minat tertinggi di kalangan anak-anak berusia 5 hingga 7 tahun.

Pembaruan Game

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026